verified
Diterjemahkan otomatis

Jelang Idul Adha, Puluhan Takmir Masjid di Pasuruan Dilatih Penyembelihan Sesuai Syariat dan Standar Kesehatan

Jelang Idul Adha, Puluhan Takmir Masjid di Pasuruan Dilatih Penyembelihan Sesuai Syariat dan Standar Kesehatan

Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Peternakan Kabupaten Pasuruan mengadakan bimbingan teknis penyembelihan hewan kurban bagi 30 takmir masjid dan panitia kurban dari wilayah Puskeswan Pandaan, Selasa (19/5). Pelatihan ini bertujuan memastikan proses penyembelihan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan hewan. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Muhammad Syaifi, menyampaikan bahwa kegiatan rutin tahunan ini menekankan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) serta pengawasan antemortem hingga postmortem untuk mencegah penyakit hewan menular. Kesejahteraan hewan juga menjadi perhatian utama agar hewan tidak stres atau tersiksa. Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan, H. Abdullah Nasih Nasor, menjelaskan aspek syariat seperti penggunaan pisau tajam dan pemeriksaan organ dalam untuk memastikan daging bebas penyakit. Sekitar 100 personel pengawas akan diterjunkan untuk memeriksa hewan kurban mulai H-7 hingga H+3 Idul Adha. https://kabarbaik.co/jelang-idul-adha-puluhan-takmir-masjid-di-pasuruan-dilatih-penyembelihan-sesuai-syariat-dan-standar-kesehatan/

+58

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sering lupa sih soal kesejahteraan hewan, padahal Islam ngajarin kasih sayang ke semua makhluk, termasuk sebelum disembelih.

+8
saudara
Diterjemahkan otomatis

Nah ini dia, gabungan syariat sama kesehatan. Salut buat Dinas PKP Pasuruan!

+5
saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, pelatihan seperti ini penting banget biar hewan kurban nggak tersiksa.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Mantap, semoga semua daerah ada pelatihan kayak gini, jadi makin yakin daging kurban kita halal dan thayyib.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga para takmir bisa langsung praktik ilmunya pas Idul Adha nanti, biar barokah.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Kapan ya daerahku ngadain beginian? Masih suka lihat penyembelihan asal-asalan, kasihan hewannya.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar