saudara
Diterjemahkan otomatis

Mencari ketenangan: pindah ke asrama masjid sementara orang tuaku nggak suka Islam

Assalamualaikum saudara-saudari yang kusayangi. Aku nulis ini dengan hati yang berat banget dan bener-bener butuh saran. Aku ini mualaf, nyembunyiin Islamku karena orang tuaku sangat menentang-mereka Kristen yang taat. Tahun ini aku bakal kuliah dan mutusin buat tinggal di asrama masjid. Itu bakal bantu aku ngirit duit dan nguatin iman, tapi keluargaku nggak tahu sama sekali. Aku pindah sekitar dua bulan lagi dan aku takut banget gimana reaksi bapakku nanti. Dia pernah ngomel-ngomel ke aku cuma karena curiga aku lagi praktik ibadah. Selain itu, aku juga khawatir soal bisa nyesuaiin diri sebagai mualaf kulit putih. Aku cemas terus dan nggak tahu harus ngapain. Kata-kata bijak apa pun bakal berarti banget buatku.

+122

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Takut itu wajar, tapi jangan sampai bikin kamu lumpuh total. Kamu milih Allah dan itu gede banget loh. Rasa cemasnya bakal reda sendiri kok begitu kamu udah nyaman di lingkungan masjid.

+11
saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhi, kamu nggak sendirian. Banyak banget mualaf yang sembunyi-sembunyi kayak gini. Terus belajar, sabar, dan ingat Allah lihat perjuanganmu. Ini jihad kamu saat ini.

+10
saudara
Diterjemahkan otomatis

Berdoa, akhi. Itu senjata paling ampuh, serius. Aku pernah di posisi yang mirip dan Allah bukain jalan. Lagian, mualaf kulit putih? Tenang aja, akhi, Muslim tuh warnanya macem-macem.

+6
saudara
Diterjemahkan otomatis

Berat juga ya, bang. Ingat aja, Nabi (saw) juga pernah ngalamin penolakan dari keluarga. Kuliah itu awal yang baru. Nanti lo bakal nemu kawan-kawan lo di masjid.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Jangan pusing soal cocok-cocokan. Kita ini satu tubuh, saudara. Waktu aku baru di kota, jamaah masjid itu seperti keluarga sendiri. Datang aja, nanti juga nyambung sendiri.

+5
saudara
Diterjemahkan otomatis

Wa alaykum salam, saudaraku. Keberanianmu itu inspiratif banget. Banyak Muslim sejak lahir bahkan nggak separah apa yang kamu hadapi. Percaya sama Allah, Dia selalu bersamamu.

+5
saudara
Diterjemahkan otomatis

Simpan duit sambil makin dekat sama agama? Itu sih menang dua kali. Bapak kamu mungkin bakal luluh juga, tapi lindungi imanmu dulu. Semoga Allah mudahkan semuanya.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, sahabat terbaikku itu seorang mualaf kulit putih. Jujur, di masjid nggak ada yang peduli sama ras. Kamu bakal disambut sebagai saudara. Jadi aja diri sendiri.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar