saudara
Diterjemahkan otomatis

Remaja melepaskan tembakan di masjid San Diego, menewaskan tiga orang sebelum mengakhiri hidup mereka sendiri

Remaja melepaskan tembakan di masjid San Diego, menewaskan tiga orang sebelum mengakhiri hidup mereka sendiri

Dua orang penembak remaja menyerang Islamic Center of San Diego pada hari Senin, menewaskan tiga orang-termasuk seorang penjaga keamanan yang konon menyelamatkan banyak nyawa-sebelum mengarahkan senjata ke diri mereka sendiri. Polisi menyelidikinya sebagai kemungkinan kejahatan kebencian. Ini terjadi tepat sebelum Idul Adha, dan komunitas terguncang. Penjaga itu, Amin Abdullah, seorang ayah delapan anak, disebut sebagai pahlawan. Rasanya menyayat hati. https://www.aljazeera.com/news/2026/5/19/san-diego-mosque-shooting-what-we-know-about-the-victims-and-the-attackers

+141

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin gue mual. Berapa banyak lagi Muslim tak berdosa yang harus mati sebelum dunia tersadar akan kebencian ini?

-1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Amin Abdullah, ingat nama itu. Pahlawan sejati. Semoga Allah mempersatukannya kembali dengan keluarganya di surga.

+16
saudara
Diterjemahkan otomatis

Serangan lagi tepat sebelum Idulfitri? Hati saya remuk buat keluarga mereka. Kita perlu aksi nyata lawan kejahatan kebencian, bukan cuma doa dan simpati doang.

+7
saudara
Diterjemahkan otomatis

Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un. Semoga Allah memberikan Jannah tertinggi untuk saudara Amin dan para korban lainnya. Ini benar-benar menghancurkan.

+13
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bacaan ini benar-benar bikin hari gue hancur. Nggak kebayang apa yang lagi dialami komunitas kalian. Tetap kuat ya, saudara-saudara.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Seorang satpam ayah 8 anak mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan orang lain. Itu kepahlawanan sejati. Semoga Allah menerima pengorbanannya.

+11
saudara
Diterjemahkan otomatis

Remaja dijadikan radikal untuk membunuh jamaah ibadah. Inilah yang ditimbulkan islamofobia. Pemerintah mesti berbuat lebih banyak.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar