Ratapan Tulus untuk Ummat yang Menderita
As-salamu alaykum, saya terpaksa mengungkapkan kesedihan dan frustrasi yang mendalam. Saya butuh waktu lama untuk benar-benar memahami perjuangan di dunia kita dan penderitaan orang-orang beriman. Hati saya tertusuk melihat orang tua yang kehilangan anak-anak mereka, dan setiap anak yang tidak bersalah terluka dalam konflik. Tidak terbayangkan bahwa seseorang bisa menyakiti yang paling rentan di antara kita. Saya berdoa semoga Allah mengaruniakan tingkat Jannah yang tertinggi bagi mereka yang telah menderita. Saya sangat menyesal atas perjuangan saudara-saudara saya di ummah dan di kemanusiaan, dan saya menyesal bahwa para pemimpin dunia telah memilih untuk tidak peduli dengan perjuangan kalian. Tapi saya ingin kalian tahu bahwa Allah adalah Yang Maha Besar, Yang Maha Terbaik dalam Merencanakan, dan Dia melihat penderitaan kalian. Doa saya adalah agar kalian diberi kemudahan dan kenyamanan di tengah cobaan. Saya bersyukur atas nikmat dilahirkan dalam Islam, dan saya berdoa semoga kita semua tetap tegar di jalan ini. Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan saya berdoa semoga kita semua meninggal dengan kalimat Shahada di lidah kita. Semoga Allah mengasihani kita dan mengaruniakan Jannah kepada kita. Alhamdulillah, saya bersyukur atas iman saya, dan saya berdoa semoga iman ini terus memimpin saya dan orang-orang yang saya cintai. La hawla wa la quwwata illa billah al-aliyy al-azhim.