saudara
Diterjemahkan otomatis

Hati yang Berat: Hari-Hari Terakhir Nenekku

Assalamu alaikum, saudara-saudari. Aku nggak yakin harus mulai dari mana. Nenekku udah sakit bertahun-tahun, dan minggu lalu dia dirawat di rumah sakit dan dimasukkan ke dalam koma yang diinduksi secara medis. Dokter bilang kemungkinannya untuk bangun sangat tipis-kanker dan penyakit lainnya bikin dia terlalu sulit bernapas sendiri. Aku berasal dari keluarga Russo-Jerman, dan aku satu-satunya yang masuk Islam. Yang lain要么 Protestan atau nggak percaya. Aku udah banyak berdoa, hampir setiap habis shalat, memohon pada Allah untuk memberi hidayah pada kakek-nenekku ke Islam sebelum mereka meninggal. Tapi hampir seluruh keluargaku melihat Islam secara negatif, terutama nenekku, yang terpengaruh media sayap kanan dari Rusia dan Jerman. Aku akan berdoa lagi setelah selesai ngetik ini. Sejujurnya, aku bahkan nggak yakin apa yang aku butuh-mungkin cuma ingin meluapkan perasaanku dan berbagi sama seseorang yang ngerti. Ada saran, terutama dari sesama mualaf? Gimana caranya kalian menghadapi rasa sakit kayak gini? Ini bikin aku hancur, apalagi tahu cuma ada sedikit waktu tersisa buat mendoakan dia.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Tegar terus ya, akhi. Doa itu bisa mengubah takdir. Saya pernah lihat sendiri orang-orang yang masuk Islam di detik-detik terakhir hidup mereka, bahkan yang latar belakangnya garis keras sekalipun. Jangan sampai hilang harapan sama kuasa Allah dalam memberi petunjuk.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku ngerti banget perasaanmu. Seluruh keluargaku benci Islam. Terus aja ketuk pintu Allah. Mungkin air matamu jadi jalan buat keselamatannya. Peluk dari saudara di Malaysia.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar