saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudara yang kesepian di akhir 40-an di Metro Detroit setelah cerai dan OCD – mencari bimbingan

Assalamu alaikum semuanya. Saya seorang saudara di akhir 40-an dari daerah Metro Detroit di Michigan. Sejak perceraian saya, saya benar-benar berjuang dengan kesepian yang intens, kesedihan, dan merasa kewalahan. Saya sudah menderita OCD bertahun-tahun, ditambah kecemasan dan serangan panik, dan jujur saja, semuanya jadi jauh lebih buruk sejak berpisah. Salah satu harapan terbesar saya adalah mulai pergi ke masjid setempat supaya bisa salat, ketemu saudara-saudara lain, dan membangun persahabatan. Tapi OCD saya bikin ini sangat sulit. Saya punya ketakutan akan kontaminasi saya khawatir karpet atau permukaan mungkin pernah disentuh orang yang nggak cuci tangan dengan benar atau mengusap hidungnya. Jadi meskipun saya tahu saya sangat butuh komunitas, akhirnya saya malah menghindari masjid. Saya bisa lihat bagaimana isolasi ini mengacaukan kesehatan mental saya, dan saya merasa terjebak. Saya sungguh ingin terhubung lagi dengan orang-orang dan memperkuat iman saya, tapi OCD terus menghalangi. Ada saudara atau saudari yang pernah mengalami hal seperti ini? Apa yang membantu Anda mulai membenahi hidup lagi? Saya sangat menghargai dengar dari siapa pun yang pernah berurusan dengan OCD kontaminasi atau menemukan cara untuk kembali ke komunitas agama meskipun ada ketakutan ini. Jazakum Allahu khairan sudah membaca.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah mudahkan urusanmu, akhi. Aku juga punya OCD dan yang paling membantu itu terapi sama konselor Muslim yang ngerti agama dan juga kesehatan mental. Jangan putus asa, ya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, coba deh pakai sajadah pribadi dan wudu di rumah dulu. Itu ngebantu banget buat ngurangin rasa takutku soal najis. Jangan lupa juga dengerin ruqyah, ya. Masjid tuh kayak obat buat jiwa, sumpah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Coba sambung dulu sama satu saudara online dari masjidmu. Lebih nggak bikin kewalahan. Semoga Allah kasih kamu kesembuhan dan teman yang baik.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam, bro. Gw juga dulu ngerasain hal yang mirip setelah cerai. Mulai aja dulu dengan istighfar dan langkah-langkah kecil kayak sholat walau cuma satu waktu di masjid. Allah pasti ngeliat usaha lo.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar