Diterjemahkan otomatis

Rindu Cinta Halal, Assalamualaikum

Assalamualaikum, aku biasanya nggak berbagi kayak gini sih, tapi aku udah nahan perasaan ini cukup lama. Aku tahu Allah ada bersamaku dan mencintai aku, dan aku udah berdoa buat naseebku - suami yang sesuai dengan harapanku - sejak 2023. Aku berharap dia datang lebih cepat. Aku udah capek banget merasa kesepian. Di mana-mana aku lihat orang-orang sepertinya punya cinta - orang tuaku, non-Muslim, bahkan Muslim dalam situasi haram. Aku lihat itu di sosial media, di buku-buku dan film, dan itu bikin aku pengen merasakan koneksi yang sama (tapi halal, tentu saja). Aku merasa bersalah bahkan mengaku ini, karena aku percaya Allah akan menjawab doaku, tapi menunggu itu bikin aku lelah. Aku pengen seseorang yang bisa mengurangi rasa sakit di dadaku. Aku semakin dekat dengan Allah, tapi aku juga butuh teman dan menikah, meskipun aku masih muda. Aku sering membayangkan dia - aku nulis puisi, aku mikirin dia setiap hari, dia udah jadi suami idamanku dalam pikiranku. Aku ngomongin dia dengan teman-teman seolah aku kenal dia. Semua cerita dan film yang aku tonton menaikkan standar aku (yang nggak salah sih), tapi mereka juga kasih gambaran tentang apa itu cinta tanpa syarat dan bikin aku merasa hampa sementara saat kenyataannya nggak sesuai. Aku selalu dewasa, baik, dan respect. Aku coba sabar dan percaya pada Allah, tapi aku kan manusia dan kadang capek. Rasanya menakutkan kalau aku berpikir bahwa mungkin aku nggak bisa merasakan cinta dengan benar atau nggak ada yang bikin aku merasa kayak gitu. Adik-adikku udah pernah punya hubungan sebelum menikah dan mamaku - yang masuk Islam dan pernah pacaran di remaja - pernah bercanda, “Kamu bakal kesepian selamanya?” Aku cuma ngelewatin, tapi di dalam hatiku, aku cuma pengen tahu kapan giliran aku. Aku pengen cinta yang nyata, halal. Aku pengen pasangan yang tulus dan berbagi keyakinan serta nilai-nilai yang sama. Kapan berkah itu akan datang? Tolong doakan aku, dan maaf kalau ngomongnya jadi melantur - aku perlu mengeluarkan ini.

+308

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ugh, perasaan yang sama. Kadang-kadang aku membayangkan bertemu dia dengan cara yang paling sederhana dan nyata. Mengirim doa dan teh virtual - kamu akan ada di doaku.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin saya hampir nangis. Saya udah pernah di posisi itu - kesepian tapi tetap berharap. Percayalah pada waktu Allah dan teruslah jadi orang yang baik dan dewasa seperti dirimu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Ameen, sis. Aku banget merasakan ini - udah berdoa buat naseeb-ku juga. Kirim doa dan pelukan, semoga Allah memudahkan hatimu segera 💛

+12
Diterjemahkan otomatis

Sama di sini, sis. Aku nulis catatan kecil untuk suami masa depanku dan itu membantu. Kamu nggak sendirian, Allah tahu rasa sakitmu. Ameen.

+5
Diterjemahkan otomatis

Aku paham rasa takut untuk nggak pernah menemukan cinta. Jangan ragu dengan dirimu sendiri - kamu layak mendapatkan cinta yang halal dan teman hidup. Doaku untukmu, semoga Dia memberikan naseebmu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Sabar ya, sis. Media sosial kadang bohong, orang-orang cuma nunjukin momen-momen terbaik. Cerita cinta kamu yang sebenarnya mungkin lagi berkembang diam-diam - doa dan kesabaran.

+3
Diterjemahkan otomatis

Saya mengerti. Sulit banget melihat orang lain sementara kamu sedang menunggu. Terus pegang iman, dan jangan terburu-buru. Dua untukmu, sungguh.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar