Apakah keadaan akan pernah membaik?
Aku bukannya mau mengeluh, cuma perlu mengeluarkan ini dan mungkin dapat saran yang berguna kalau kalian punya. Aku tumbuh dengan sedikit sekali. Nggak miskin banget, tapi uang selalu pas-pasan-cuma cukup buat tagihan dan sedikit belanjaan. Orang tuaku bertengkar terus, ayahku suka mabuk, dan dia selalu menyalahkan ibuku untuk setiap masalah. Itu meninggalkan luka yang dalam. Dia memang tipe orang begitu. Bahkan waktu dia sendiri yang salah, wallahi, dia bakal cari alasan atau tuduh orang yang sama sekali nggak bersalah. Tumbuh di rumah itu benar-benar berat. Aku sering berdoa, memohon kepada Allah agar memberi sedikit kedamaian, tapi aku nggak lihat jawabannya di dunia ini. Aku tahu dunia ini penjara bagi orang beriman, tapi kenapa penjaraku terasa begitu menghimpit? Perlahan-lahan mereka menguras semangatku untuk semua hal yang dulu kucintai. Ayahku bahkan nggak berusaha menyembunyikan bahwa dia lebih memilih adik perempuanku dibanding aku. Kalau setidaknya dia pura-pura, aku mungkin bisa menerimanya. Aku pemilih banget soal makanan, jadi aku nggak makan banyak. Aku nggak mau buang uang untuk makanan yang cuma akan kumakan sendiri. Aku sering diejek karena kurus. Ini sulit, sungguh. Aku nggak pernah benar-benar punya masa kecil yang layak; itu direbut dariku. Bagian itu yang paling menyakitkan. Aku nggak pernah minta banyak-hanya keluarga yang penuh kasih dan nggak perlu stres soal tagihan atau makanan waktu umur dua belas tahun. Aku bersyukur dengan apa yang kupunya, tapi apa berlebihan kalau minta sedikit lebih? Kapan aku bisa menikmati hal-hal yang diambil dariku? Aku masih tinggal dengan mereka. Aku masih muda, tapi bukan anak-anak lagi. Dulu motivasi besar dalam hidupku adalah menjadi kaya, tapi itu sudah nggak menarik bagiku lagi. Sebenarnya, nggak ada yang menarik lagi. JazakAllah khair untuk semua yang membaca ini, dan segala saran atau kata-kata baik akan sangat berarti.