Setitik Kecil dari Ketiadaan
Assalamu alaikum. Cuma mau berbagi puisi yang kutulis, siapa tahu ada yang bisa ngerasain juga. Aku cuma setitik kecil dari ketiadaan, nggak berarti banyak, tapi tetap berarti… terbuat dari zat. Aku takut tapi tetap melangkah… dibentuk dari tanah liat. Aku bingung, tapi sadar, cuma alat yang bisa jadi orang bodoh yang berguna. Aku adalah diriku, dibentuk dari tanah, membawa kerinduan yang kuat. Setiap kali aku pikir aku sudah paham, aku sadar sebenarnya belum. Hidup ini seperti sandiwara yang lewat, betapa seriusnya kita menanggapinya, padahal Allah nggak perlu menciptakannya. Aku lebih… aku kurang… Aku setitik kecil dari ketiadaan…