Pengingat Kuat dari Hasan al-Basri (Lahir Hanya 10 Tahun Setelah Wafatnya Nabi)
Coba renungkan sejenak sebelum membaca pernyataan dari Hasan al-Basri (642 M–728 M / 21 H–110 H) ini. Beliau lahir hanya 10 tahun setelah Nabi ﷺ meninggalkan dunia ini, yang menjadikannya salah satu Tabi'in-mereka yang belajar langsung dari para Sahabat. Beliau hidup sekitar 86 tahun, rahimahullah. Dalam masa hidupnya itu, beliau mengatakan sesuatu yang benar-benar mengguncang: "Kalau orang yang pernah menyaksikan generasi Salaf awal dibangkitkan hari ini, dia nggak akan mengenali apa pun dari Islam"-lalu beliau menyentuh pipinya, dan menambahkan-"kecuali panggilan azan ini. Demi Allah, siapa pun yang hidup di zaman-zaman aneh ini tanpa pernah bertemu dengan Salaf yang saleh, menyaksikan ahli bid'ah mendorong bid'ahnya dan orang duniawi yang mengajak orang lain mengejar dunia, tapi Allah melindunginya dari itu semua dan membuatnya merindukan Salaf yang saleh-bertanya tentang jalan mereka dan berjalan mengikuti jejak mereka-dia akan diberi pahala yang besar. Berusahalah menjadi seperti itu, insya Allah." [Dari *Al-Bida‘ wan-Nahy ‘anha* karya Ibn Waddaah al-Qurtubi, ditulis sekitar 880–890 M / 270–280 H] Sekarang kita ada di tahun 2026 M / 1448 H. Biarkan kata-kata Hasan al-Basri benar-benar meresap: di mana posisimu dalam terang nasihat tulus dari salah satu Salaf besar ini? Semoga Allah membimbing kita semua kepada kebenaran dan mengampuni kita di Hari Penyesalan, aamiin allahumma aamiin.