Panduan Mengenai Bimbingan Spiritual dalam Pernikahan
Assalamu'alaikum, saudari-saudariku yang baik. Aku sedang berada dalam situasi yang agak membingungkan dan butuh pandangan dari sudut Islam. Calon suamiku, yang umumnya seorang pria baik dan taat beribadah, belakangan ini menjadi sangat dekat dengan seorang pembimbing spiritual (syaikh) dan telah mengambil bai'ah (sumpah setia) dengannya. Sejak itu, dia mulai menyembunyikan banyak hal dariku, yang sama sekali tidak seperti dirinya yang dulu. Dia menjelaskan bahwa hubungannya dengan syaikhnya adalah ikatan spiritual yang khusus. Perubahannya ini membuatku khawatir. Aku merasa seperti melihat orang yang berbeda, dan dengan berbagai penafsiran serta kelompok yang ada di luar sana, aku takut kita mungkin sedang menyimpang dari jalan yang lurus. Pertanyaan pokokku adalah mengenai praktik bai'ah ini. Kapan saat yang tepat bagi seseorang untuk mengambilnya? Apa tujuan sebenarnya dan konteksnya dalam agama kita (deen) ini? Dan yang paling penting, seberapa besar seharusnya hubungan seperti itu mempengaruhi pernikahan dan kehidupan sehari-hari seseorang? Aku ingin mendukung spiritualitasnya, tapi kerahasiaan ini menimbulkan banyak kecemasan bagiku. Jazakum Allahu khayran untuk segala nasihatnya.