Siapa yang Menjawab Doa Putus Asa Saya? Pertanyaan Tulus dari Seorang Pencari
Assalamu’alaikum semuanya. Saya dari Oxfordshire, UK, dan saya dibesarkan secara Kristen. Belakangan ini, saya tertarik menjelajahi Islam, dan saya akan berterima kasih atas masukan dari kalian. Selama tiga tahun, saya berjuang dengan penyakit kronis yang berat. Awalnya keracunan makanan yang berujung ke masalah autoimun dan kerusakan saraf di perut saya. Sekarang saya kena gastroparesis kronis, dengan refluks terus-menerus, nyeri dada dan perut, pusing, dan sensasi ada benjolan di tenggorokan. Dulu tinggi saya sekitar 185 cm dan berat 115 kg, serius suka angkat beban. Tapi makan jadi sulit banget sekarang sampai berat saya turun jadi sekitar 65 kg. Motivasi utama saya cuma pengen sembuh biar bisa ada buat keluarga, khususnya anak lelaki saya. Sekitar seminggu lalu, saya duduk buat berdoa-nggak spesifik ke Tuhan yang biasa saya kenal, tapi saya bilang kayak, "Kalau ada siapa pun di luar sana yang bisa bantu saya, aku butuh Kamu. Tuhan, Allah-siapapun Engkau-tolong bantu aku. Aku putus asa, dan kalau Engkau tunjukkan jalan, aku ingin tahu kebenaran." Setelah itu, beberapa hal terjadi dengan cepat. Dokter saya meresepkan prucalopride, obat pertama yang kayaknya membantu perut saya kosong dengan benar. Anak saya yang punya ADHD akhirnya dapat dukungan disabilitas setelah kami banding penolakan-ini bakal sangat membantu buat peralatan sensorik dan kegiatan untuk perkembangannya. Selain itu, kami sangat butuh AC portable buat kamarnya karena suhu malam di atas 30°C pas gelombang panas. Di mana-mana habis, tapi saya nemu satu di eBay dengan harga wajar, langsung beli, dan penjualnya tetap menjual meski setelah itu harganya dinaikkan tiga kali lipat buat yang lain. Barangnya sampai, dan sekarang anak saya bisa tidur nyaman. Saya ngerti kalau ini bisa dijelaskan secara alami dan bukan hal besar, tapi waktunya bikin saya berpikir. Jadi pertanyaan saya: Kalau saya berdoa dengan tulus tanpa tahu apakah saya memanggil Tuhan Kristen atau Allah, gimana pandangan Islam tentang itu? Apakah Allah menjawab seseorang yang benar-benar mencari Dia tapi belum tahu kebenaran? Saya juga khawatir-dan saya harap ini nggak menyinggung-tentang tipu daya spiritual. Tumbuh besar dalam Kristen, saya dengar peringatan bahwa kalau kamu berdoa secara terbuka kayak, "Siapa pun di luar sana, tolong aku," kamu bisa tertipu. Gimana seorang Muslim tahu bahwa dia berpaling ke Allah, bukan ke yang lain? Apakah ketakutan itu valid dalam Islam, atau ada petunjuk tentang ini? Saya nggak cari kekayaan atau kesuksesan-cuma kesembuhan, petunjuk, dan kebenaran. Kalau Islam adalah kebenaran, saya benar-benar ingin belajar dengan hati terbuka. Saya juga jadi takut kalau saya berdoa ke sembarang, mungkin roh jahat yang bisa menjawab. Jazakumullahu khayran udah baca dan berbagi pemikiran. Saya benar-benar menghargainya.