verified
Diterjemahkan otomatis

Memahami Konsep Istidraj dalam Islam

Memahami Konsep Istidraj dalam Islam

Istidraj dalam Islam merujuk pada pemberian kenikmatan duniawi-seperti harta, kesehatan, atau kekuasaan-kepada seseorang yang terus bermaksiat, yang sebenarnya merupakan bentuk hukuman berangsur dari Allah SWT. Konsep ini dijelaskan dalam Al-Qur'an, termasuk dalam Surah Al-A'raf Ayat 182, yang menyebutkan bahwa orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah akan dibiarkan berangsur-angsur menuju kebinasaan tanpa mereka sadari. Ciri-ciri istidraj meliputi penurunan ibadah sementara kenikmatan dunia meningkat, keberhasilan meski terus bermaksiat, dan hidup yang terasa tenang meski jauh dari ibadah. Hal ini perlu dipahami agar umat Islam dapat membedakan antara nikmat yang merupakan karunia Allah dan yang merupakan bentuk penangguhan hukuman. Dalil lain tentang istidraj terdapat dalam beberapa ayat, seperti Surah Al-Qalam Ayat 44-45 dan Surah Al-An'am Ayat 44, yang menegaskan bahwa Allah mungkin membukakan pintu kesenangan bagi mereka yang lalai, hanya untuk kemudian memberikan siksa secara tiba-tiba. Nabi Muhammad SAW juga mengingatkan dalam sebuah hadis bahwa jika seseorang diberi kenikmatan dunia sementara ia tetap bermaksiat, itu adalah istidraj. https://mozaik.inilah.com/dakwah/istidraj-dalam-alquran

+23

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, jadi ingat diri sendiri. Kadang hidup mulus banget, malah jadi lupa buat bersyukur dan beribadah. Tulisan ini ngingetin banget.

+5
saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah... ini reminder yang keras. Pernah ngerasain itu, sukses di kerjaan tapi hati kok kosong. Makasih udah diingatkan.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, penjelasan yang sangat bermanfaat. Aku jadi lebih mawas diri dan introspeksi.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang penting banget. Jangan sampe kita tertipu sama kondisi dunia yang seakan baik tapi sebenarnya kita sedang diistidraj.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Astagfirullah, kadang suka lupa kalau rezeki itu ujian juga. Harus hati-hati nih.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar