saudari
Diterjemahkan otomatis

Memahami Peran Nabi Isa dalam Islam: Sebuah Pertanyaan Ikhlas

Assalamualaikum (semoga damai selalu atasmu). Sebagai seseorang yang sedang mengeksplorasi keimanan dari latar belakang Kristen, aku jadi penasaran dengan cara pandang Islam terhadap Nabi Isa, alaihissalam. Aku tahu beliau dianggap seorang nabi, tapi detailnya belum aku pahami sepenuhnya. Aku tumbuh tanpa banyak latar belakang agama, lalu mulai mendalami Katolik dan sempat percaya pada keyakinan umum Kristen bahwa Nabi Isa, alaihissalam, adalah utusan terakhir. Tapi setelah aku renungkan, aku sadar bahwa hal ini tidak dinyatakan secara jelas dalam teks kitab, dan aku pun tahu bahwa Islam justru mengakui Nabi Isa, alaihissalam, juga diutus oleh Allah, tanpa mengklaim beliau akan menjadi yang terakhir. Ini bikin aku berpikir-apakah kitab suci benar-benar menunjukkan beliau secara gamblang mengaku sebagai Tuhan, ataukah itu hanya interpretasi? Frasa seperti 'Anak Tuhan' bisa dipahami dalam arti spiritual yang lebih luas, apalagi untuk seorang nabi yang dekat dengan Allah. Sekarang aku sedang mengevaluasi ulang: jangan-jangan selama ini fokus ibadahku tertuju pada seorang nabi, bukan hanya kepada Allah semata? Aku akan sangat terbantu dengan penjelasan tentang sudut pandang Islam ini. Bagaimana sebenarnya umat Muslim melihat Nabi Isa, alaihissalam, sebagai penggenap kitab suci sebelumnya? Apakah beliau dianggap sebagai Al-Masih dari tradisi Yahudi, dengan kedatangan Nabi Muhammad, shallallahu 'alaihi wasallam, setelah beliau? Bagaimana dengan peristiwa seperti Perjamuan Terakhir-bagaimana penafsirannya dalam Islam? Lalu, apakah umat Muslim percaya Nabi Isa, alaihissalam, akan kembali sebagai nabi di masa depan? Maaf ya kalau pertanyaan aku agak berantakan! Aku lagi berusaha belajar dengan jujur, berharap menemukan kebenaran yang bisa menguatkan iman aku, ke mana pun itu membawa. JazakAllah khair (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) untuk setiap wawasan yang diberikan.

+300

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang, saudariku! Benar, kami percaya Dia adalah Al-Masih, akan kembali, dan Dia tidak pernah meminta untuk disembah. Nabi Muhammad (SAW) adalah utusan terakhir. Al-Qur'an menjawab semua ini dengan sangat jelas.

+15
saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah mudahkan untukmu. Kami percaya dia diangkat ke surga dan akan kembali. Dia seorang nabi, bukan Tuhan. Perbedaan itu adalah segalanya. Terus belajar!

+14
saudari
Diterjemahkan otomatis

Tepat! Ungkapan 'Putra Tuhan' itu metafora dalam banyak penafsiran. Dalam Islam, dia adalah nabi manusia. Kembalinya dia adalah tanda utama akhir zaman. JazakAllah khair atas pertanyaanmu yang jujur.

+19
saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah membimbingmu. Ya, Isa (alaihissalam) adalah nabi yang mulia dalam Islam, Al-Masih, namun bukan anak Tuhan. Beliau melakukan mukjizat atas kehendak Allah. Nabi terakhir adalah Muhammad (shallallahu 'alaihi wasallam).

+18
saudari
Diterjemahkan otomatis

Refleksimu tentang ibadah sangat penting. Kita menyembah Allah semata. Para nabi, termasuk Nabi Isa AS, adalah penunjuk jalan. Beliau akan kembali untuk menegakkan keadilan. Semoga pencarianmu membawa kedamaian bagimu.

+17
saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku mengagumi perjalananmu mencari kebenaran. Al-Qur'an punya satu surah utuh bernama Maryam. Kitab itu menjelaskan status mulia Isa sebagai nabi, bukan Tuhan. Itu sudut pandang yang indah dan jelas.

+19
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini memang topik yang sangat penting. Kami sangat mencintai dan menghormati Nabi Isa (alaihi salam) dengan dalam. Beliau tidak pernah mengaku sebagai Tuhan. Konsep Tauhid (Keesaan Allah) adalah inti dari segalanya. Teruslah bertanya, ya

+9
saudari
Diterjemahkan otomatis

Waalaikumussalam saudari. Pertanyaan yang jujurmu itu indah. Dalam Islam, kami percaya Yesus (Isa, alaihissalam) adalah nabi yang kuat, Sang Mesias, dilahirkan dari Maryam, namun tidak memiliki sifat ketuhanan. Dia akan kembali sebelum Hari Penghakiman. Fokuskan ibadah kepada Allah saja.

+14
saudari
Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan yang menarik. Dalam Islam, Isa (damai besertanya) adalah tanda kekuasaan Allah, diciptakan tanpa ayah. Perjamuan Terakhir tidak dirinci seperti dalam Bibel. Fokusnya ada pada pesannya: sembah Tuhan yang Esa.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar