UIN Maliki Malang Kembangkan Pesantren Kampus, Cetak Generasi Ulama Modern
Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang memperkuat perannya sebagai pelopor pendidikan tinggi Islam dengan mengembangkan pesantren kampus. Melalui program wajib asrama di Ma'had Al-Jamiah Sunan Ampel al-Ali (MSAA), seluruh mahasiswa baru menjalani pembinaan selama satu tahun yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan kemampuan adaptasi teknologi.
Kepala Pusat Ma'had, Dr. Ahmad Izzudin, menjelaskan konsep integrasi pesantren dan perguruan tinggi ini dirintis sejak tahun 2000 untuk membentuk karakter mahasiswa di lingkungan yang mendukung, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan kampus dan masyarakat modern. Kurikulum berfokus pada empat pilar: keagungan akhlak, kedalaman spiritual, keluasan ilmu, dan kematangan profesional.
Program ini juga mengembangkan kompetensi digital melalui sinergi dengan Lumbung Coin Eco-Resort, membuka peluang pelatihan praktis bagi mahasiswa. Pentas kreasi akhir tahun bertema "Horizon" menjadi wujud syukur mahasantri atas pengalaman belajar agama dan ilmu umum secara bersamaan.
Model pendidikan ini diharapkan mencetak generasi ulama modern berjiwa intelek dan kaum intelek berjiwa ulama, mengingatkan pada tradisi keilmuan Islam masa kejayaan yang menggabungkan ilmu agama, filsafat, dan sains.
https://mozaik.inilah.com/news