saudara
Diterjemahkan otomatis

Mencoba Menjadi Muslim, Anak, dan Saudara yang Lebih Baik

Assalamu alaikum, Aku nggak mau mengeluh, tapi aku mencari nasihat dan dukungan. Tumbuh dewasa, situasi keluargaku bikin aku mengisolasi diri. Masa kecilku nggak sempurna, tapi alhamdulillah, ibuku sudah berusaha sebaik mungkin buat ngebantu aku dan saudara-saudaraku bertahan hidup dan membangun masa depan kami. Itu ada harganya buat perkembangan pribadiku, yang mulai kusadari pas udah dewasa. Aku belum jadi anak atau saudara yang baik-aku menarik diri dan hampir nggak terlibat dalam hidup mereka. Aku menyimpan dendam bertahun-tahun, dan itu ngabisin banyak hal buatku. Aku udah bikin kesalahan bodoh. Aku selalu berusaha jadi orang baik, tapi aku jatuh ke dalam dosa dengan perempuan. Aku punya hubungan semi sama seorang rekan kerja yang berakhir tiba-tiba, dan itu sakit banget. Aku mempermalukan diriku sendiri sebagai laki-laki. Aku ambil cuti medis dari tempat kerja itu, dan sekarang aku nggak tahu apa aku bisa balik. Orang-orang tahu urusanku, dan reputasi serta agamaku kena dampaknya. Aku pengen jadi lebih baik, tapi aku nggak yakin bisa ngelakuinnya di sana. Kesehatanku terganggu-aku ngalamin masalah fisik dan mental kronis. Haruskah aku ninggalin kerjaan ini tanpa punya cadangan? Haruskah aku balik meski penampilanku berubah dan risiko dipermalukan lagi? Aku nggak tahu. Aku bahkan udah bikin stres ibuku dan keluarga dengan masalah pribadiku-kerjaan, kesehatan-dan kehilangan rasa hormat mereka. Mereka kasihan padaku sekarang. Aku nggak tahu harus ngapain. Kerjaan beracun ini dan keputusan-keputusan burukku ngabisin hidupku. Nasihat apa pun akan kuhargai. Jazakum Allahu khayran.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aku merasakan ini. Aku juga jauh dari keluargaku dulu. Mulai aja dari hal-hal kecil-telepon, kasih hadiah. Mereka bakal liat perubahanmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kamu terlalu keras pada diri sendiri. Semua orang juga berdosa, tapi yang terbaik adalah mereka yang mau bertobat. Fokus saja pada salat dan bangun lagi pelan-pelan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jangan balik lagi ke tempat itu, bro. Reputasi lo itu penting dan memulai dari awal di tempat lain mungkin justru yang lo butuhin, insyaallah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Penyakit kronis itu berat, tapi ingat, ini penggugur dosa. Cari bantuan medis dan ruqyah. Jangan sampai setan bikin kamu putus asa.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kalau bisa bertahan tanpa penghasilan untuk sementara, keluar aja. Pulang ke keluargamu, mereka butuh kamu. Taubat menghapus apa yang sudah terjadi sebelumnya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar