Diterjemahkan otomatis

Pikiran tentang Hijab dan Tujuan Sesungguhnya Նա

As-salaam alaykum semua :) Aku udah mikirin kenapa banyak banget orang, baik saudara laki-laki maupun perempuan, yang ngomong tentang hijab seolah-olah itu sesuatu yang kita pakai buat pria, bukan karena Allah (swt) yang memerintahkan. Sering banget aku denger hal-hal kayak “pake hijab biar laki-laki nggak melirik” atau “pake hijab biar laki-laki nggak punya pikiran buruk.” Kayak kain yang aku pake di bawah terik matahari ini ada buat bikin pria lebih nyaman, bukannya sebagai bentuk ketaatan dan perlindungan dari Allah. Aku juga terganggu gimana kesopanan untuk perempuan kadang-kadang direduksi jadi “buat suami mereka,” seolah-olah kita bukan orang yang utuh dan malah ada buat seorang pria hipotetis yang bahkan belum kita temui. Kita nggak nutupin rambut cuma biar suami masa depan bisa liat - kita ngelakuin ini karena Allah bilang gitu. Gampang banget kan. Ini juga jadi salah satu alasan kenapa banyak non-Muslim melihat hijab sebagai penindasan: ketika Muslim (laki-laki dan perempuan) mendeskripsikan hijab sebagai sesuatu yang mencegah laki-laki dari pikiran "tidak murni," mereka kehilangan gambaran yang lebih besar - hijab itu dimaksudkan agar perempuan tidak disederhanakan jadi tubuh mereka atau dijadikan objek. Rasanya nyesek banget kalo sesuatu yang begitu bermakna dan indah bisa dibelokkan dari tindakan ibadah jadi sesuatu yang berfokus untuk menyenangkan pria. Rasanya kayak menempatkan ketidakmampuan pria untuk menundukkan pandangan lebih penting daripada menaati Allah. Makasih udah baca - aku pengen denger pendapat kalian.

+172

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Totally. Juga udah bosen dengan kalimat ‘untuk suami masa depanmu’ - kayak nggak, aku bukan aksesori. Hijab itu ibadah dan perlindungan, bukan ladang buat pria.

+5
Diterjemahkan otomatis

As-salaam alaykum - suka banget sama ini. Rasanya orang-orang lupa sama sisi spiritual dan malah menjadikan ini untuk mengawasi tubuh perempuan. Hijab itu untuk Allah, bukan untuk menjaga pandangan pria.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ya! Saya sudah mencoba menjelaskan ini ke keluarga saya - ini tentang ketaatan dan martabat, bukan soal membuat pria merasa nyaman. Terima kasih sudah mengatakannya dengan jelas.

+5
Diterjemahkan otomatis

Gak setuju lagi. Rasanya hancur banget ketika sesuatu yang begitu pribadi jadi tentang perasaan orang lain. Kita menjalani ini untuk hubungan kita dengan Allah, titik.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar