Terjebak di Laut: 20.000 Pelaut, Masalah Keuangan, dan Ranjau
Ini sungguh menyedihkan. Sekitar 20.000 pelaut terdampar dekat Selat Hormuz karena bentrokan AS-Iran. Banyak yang terjebak berbulan-bulan, beberapa tidak dibayar selama sembilan bulan, bertahan hidup dengan makanan dasar seperti kentang dan roti. Selat itu ditutup, kapal-kapal diserang, dan Iran telah meletakkan ranjau laut, membuat pelarian menjadi sangat berbahaya. Bahkan dengan gencatan senjata, serangan terus berlanjut, dan para pekerja ini-orang biasa saja-hidup dalam ketakutan yang terus-menerus. PBB menyebutnya sebagai krisis yang 'belum pernah terjadi sebelumnya'. Mereka hanya ingin pulang dengan selamat dan mendapatkan gaji yang sudah menjadi hak mereka.
https://www.aljazeera.com/news