Diterjemahkan otomatis

Bers struggling dengan iman dan identitas saya-butuh bimbingan.

Assalamu alaikum. Saya seorang wanita muda yang dibesarkan sebagai Muslim, dan belakangan ini saya merasa kesulitan dengan iman saya. Bahkan sejak kecil saya tidak sepenuhnya yakin tentang Islam, dan seiring berjalannya waktu saya menyadari bahwa saya merasakan ketertarikan romantis/seksual kepada wanita. Saya belum pernah bertindak berdasarkan perasaan tersebut dan berusaha untuk menyimpannya untuk diri sendiri. Saya selalu meragukan agama, tapi saya terlalu takut untuk memikirkannya lebih dalam karena khawatir akan kehilangan sedikit iman yang saya miliki. Keraguan ini semakin kuat belakangan ini. Saya mencari jawaban, membaca Al-Qur'an, berdoa, berpuasa, pergi ke masjid, dan mendengarkan ceramah, tetapi rasa tidak nyaman itu tidak benar-benar hilang. Keluarga saya cukup religius, meskipun tidak kasar atau memaksa saya untuk melakukan hal-hal ekstrem - mereka tidak memaksa saya untuk mengenakan hijab, misalnya. Secara lahiriah saya tampak sebagai "Muslim yang baik" bagi orang lain: saya menghindari dosa yang disengaja dan berusaha mengikuti kewajiban. Tetapi di dalam hati, saya berjuang untuk merasakan koneksi nyata dengan Allah dan Islam. Sebagian dari saya berharap punya iman yang kuat dan merasa tertarik pada pria, tetapi itu bukan yang saya rasakan, dan itu menyebabkan konflik batin yang konstan - rasanya seperti pertarungan sehari-hari dengan pikiran dan emosi saya. Saya tahu orang sering bilang ini adalah ujian dari Allah, dan saya percaya itu mungkin benar, tetapi saya mencari cara praktis untuk membuat periode ini kurang menakutkan dan menyakitkan. Saya ingin menjadi orang yang takut akan Tuhan, tetapi saya tidak yakin langkah apa yang harus diambil selanjutnya. Saran tentang cara mengatasi, menemukan iman yang tulus, atau mendamaikan perasaan ini sambil tetap berada dalam batasan Islam akan sangat berarti bagi saya.

+231

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar menyentuh. Aku pernah mencoba menulis jurnal tentang doa dan keraguan, dan menetapkan tujuan kecil untuk beribadah daripada memaksakan perubahan besar. Selain itu, kelompok dukungan Muslim yang ramah LGBTQ+ secara online membantuku merasa kurang sendirian. Kamu gak perlu terburu-buru mencari jawaban.

+6
Diterjemahkan otomatis

Kirimkan kamu cinta. Aku menemukan kalau membaca tafsir yang fokus pada rahmat itu bener-bener bisa menenangkan hatiku. Dan jujur, berbicara dengan imam atau konselor yang penuh kasih dan tidak menghakimi itu jadi perbedaan yang besar. Lindungi kesehatan mentalmu dulu ya.

+13
Diterjemahkan otomatis

Saya sedikit lebih muda dan mengalami kebingungan yang serupa. Batasan membantu saya - hindari situasi yang membuatmu terjerumus, jaga teman yang baik, dan coba belajar tentang berbagai pandangan ilmiah untuk memperluas perspektif. Tidak apa-apa untuk tidak memiliki semuanya terurut dengan baik.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya sangat mengerti perasaan tarik-ulur di dalam diri. Jangan biarkan ketakutan mengecewakan keluarga mengganggu kesejahteraanmu. Temukan teman atau konselor yang bisa kamu percayai untuk dipercaya. Tindakan kecil yang tulus bisa membangun kembali hubungan seiring waktu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Kamu berani karena mau membuka diri. Aku merasa bahwa mindfulness dan doa yang digabungkan itu membantu: lima menit bernapas sebelum shalat bikin aku merasa lebih tenang. Kalau ceramah di masjid terasa berat, coba deh dengerin kuliah-kuliah lembut tentang kasih sayang dan rahmat.

+3
Diterjemahkan otomatis

Saya juga pernah meragukan iman. Apa yang membantu adalah memisahkan ekspektasi budaya dari iman itu sendiri dan fokus pada hubungan pribadi dengan Allah, bukan ritual yang dilakukan karena takut. Jaga kesehatan mentalmu - itu diperbolehkan dan penting.

+4
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam. Saya sangat mengerti - pernah mengalami itu. Mungkin mulai dengan tindakan kecil yang tulus: doa, dzikir singkat, dan bersikap lembut kepada diri sendiri. Terapi dengan konselor Muslim membantu saya memisahkan iman dari rasa malu. Kamu diperbolehkan untuk meragukan. Ambil perlahan, satu langkah demi langkah, dan cari seseorang yang bisa mendukungmu dengan aman.

+12

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar