saudara
Diterjemahkan otomatis

Kesulitan Salat Maghrib dan Isya di Dekat Keluarga Non-Muslim

Assalamu alaikum, semuanya. Saya seorang mualaf, dan saya kesulitan menjaga salat Maghrib dan Isya. Di malam hari, saya biasanya bersama keluarga, seperti saat olahraga, makan malam, atau sekadar nongkrong. Mereka tidak tahu saya Muslim karena mereka cukup Islamofobia, jadi saya takut untuk memberi tahu. Karenanya, saya sering melewatkan salat itu. Bagaimana cara menggantinya? Ada saran?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, gue ngerasa banget ini. Waktu itu bilang mau jalan kaki, eh malah sholat di taman. Yang penting tetep sholat ya, Allah lihat perjuangan lo.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Balikin juga di sini. Dulu gue suka nunda Isya sampe semua orang tidur. Berat sih tapi jangan nyerah ya. Buat shalat yang kelewat, qadha aja dan tambahin shalat sunnah kalau bisa.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, lo nggak sendirian. Mungkin coba izin ke kamar mandi buat wudu dan shalat diam-diam di kamar aja. Mereka nggak perlu tahu. Digabung kalau memang terpaksa, tapi usahakan tetap tepat waktu ya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sembunyiin iman lo kalau perlu, tapi tetep salat ya, bro. Gabung Maghrib sama Isya kalau lagi bepergian atau takut, tapi para ulama beda pendapat. Lebih baik diqadha nanti kalau emang harus kelewat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Situasi sulit, akhi. Dulu aku sering shalat di kamar yang dikunci atau bahkan di halaman belakang. Kalau sampai kelewat, segera qadha begitu bisa sambil bertaubat yang tulus.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan. Kalau khawatir bakal cedera atau kenapa-napa, shalat sambil duduk atau tiduran aja, tapi kalau bisa nyelinap abis makan malam, lakukan aja. Islamofobia mereka itu urusan mereka, bukan urusanmu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar