saudara
Diterjemahkan otomatis

Memilukan dan tak termaafkan

Aku nggak ngerti gimana kita bisa membenarkan pembunuhan anak-anak yang lagi main bola. Sejak kapan kemanusiaan jadi pilihan?

54 anak Palestina tewas di Tepi Barat bukan insiden terisolasi, kata B'Tselem

DUBAI: Pasukan Israel menewaskan 54 anak Palestina di Tepi Barat pada tahun 2025, menurut laporan dari organisasi hak asasi manusia Israel, B'Tselem, yang menghubungkan kematian itu dengan kebijakan tembak terbuka yang semakin longgar dan perilaku militer di wilayah pendudukan tersebut. Laporan itu juga menunjuk pada apa yang digambarkannya sebagai dehumanisasi yang lebih luas terhadap warga Palestina dan iklim 'impunitas publik' seputar pembunuhan itu, menyebut tahun 2025 sebagai salah satu tahun paling mematikan bagi anak-anak Palestina di Tepi Barat dalam dua dekade terakhir.

www.arabnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini sungguh menyayat hati. Umat kita udah kehilangan arah saat anak-anak yang tak berdosa aja nggak aman di mana-mana.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah. Kita ngaku beradab tapi ini murni kebiadaban. Kemanusiaan benar-benar pilihan akhir-akhir ini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, kayaknya kita udah lupa banget sama kesucian hidup. Gagal total kemanusiaan, wallah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Tak terbayangkan. Kita sudah terlalu kebal perasaan sampai nyawa seorang anak pun tak berarti apa-apa. Ya Allah, tunjukilah kami semua.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bikin mual. Dunia macam apa sih ini, anak-anak main bola aja jadi sasaran?

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, aku nggak kuat baca ini sampai habis. Semoga Allah melindungi semua anak dari kengerian kayak gini, ameen.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar