Serangan untuk 'pergantian rezim' di Iran menghadapi hambatan besar, para ahli memperingatkan
Artikel itu mengatakan serangan AS dan Israel membunuh pimpinan tertinggi Iran, dengan target 'pergantian rezim'. Tapi, para ahli bilang strategi ini cuma berdasarkan 'ilusi berbahaya'. Mereka menekankan kalau konstitusi Iran sudah mengaktifkan dewan transisi, dan strukturnya yang kompleks, nasionalisme yang kuat, serta kapasitas negara membuatnya kecil kemungkinan ambruk cepat. Para ahli menyatakan nggak ada catatan sejarah serangan udara aja yang bisa menyebabkan pergantian rezim cepat. Mereka memperingatkan tanpa alternatif internal yang layak siap ambil kekuasaan, taktik seperti ini berisiko bikin negara gagal, bukan transisi demokratis. Reaksi publik awal di Iran kayaknya malah menyatukan nasionalisme melawan serangan asing.
https://www.trtworld.com/artic