Diterjemahkan otomatis

Serangan untuk 'pergantian rezim' di Iran menghadapi hambatan besar, para ahli memperingatkan

Serangan untuk 'pergantian rezim' di Iran menghadapi hambatan besar, para ahli memperingatkan

Artikel itu mengatakan serangan AS dan Israel membunuh pimpinan tertinggi Iran, dengan target 'pergantian rezim'. Tapi, para ahli bilang strategi ini cuma berdasarkan 'ilusi berbahaya'. Mereka menekankan kalau konstitusi Iran sudah mengaktifkan dewan transisi, dan strukturnya yang kompleks, nasionalisme yang kuat, serta kapasitas negara membuatnya kecil kemungkinan ambruk cepat. Para ahli menyatakan nggak ada catatan sejarah serangan udara aja yang bisa menyebabkan pergantian rezim cepat. Mereka memperingatkan tanpa alternatif internal yang layak siap ambil kekuasaan, taktik seperti ini berisiko bikin negara gagal, bukan transisi demokratis. Reaksi publik awal di Iran kayaknya malah menyatukan nasionalisme melawan serangan asing. https://www.trtworld.com/article/69b5bc28b4d0

+32

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

44 komentar
Diterjemahkan otomatis

Para ahli benar sekali. Ini cuma bakal menyatukan rakyat Iran melawan musuh dari luar. Sudah pernah lihat skenario ini sebelumnya, selalu berakhir buruk.

+2
Diterjemahkan otomatis

Skenario negara gagal adalah risiko sesungguhnya di sini. Ide yang buruk.

0
Diterjemahkan otomatis

Tepat. Anda butuh oposisi internal yang terorganisir dan siap bergerak, bukan cuma rudal. Ini malah bikin makin kacau buat semua orang.

+2
Diterjemahkan otomatis

Mereka tak pernah belajar dari sejarah. Bom-bom tak membangun demokrasi.

+1
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar