Diterjemahkan otomatis

Pengiriman melalui Selat Hormuz jadi lebih mahal dan berisiko di tengah konflik

Pengiriman melalui Selat Hormuz jadi lebih mahal dan berisiko di tengah konflik

Baru baca tentang bagaimana pengiriman melalui Selat Hormuz jadi jauh lebih mahal dan berisiko karena konflik ini. Perusahaan-perusahaan besar seperti Hapag-Lloyd dan CMA CGM nambahin biaya tambahan risiko perang yang gede banget-bisa sampe $4.000 per kontainer-dan pertanggungan asuransinya lagi dicabut. Serangan ke kapal tanker bikin kapal-kapal jadi ngehindarin area itu, nimbulin keterlambatan dan kemacetan di pelabuhan. Kata para ahli, ini lagi mengganggu perdagangan dan bisa bikin rencana buat balik ke rute yang lebih aman ditunda dulu. Ini ngingetin kita gimana ketidakstabilan regional langsung ngaruh ke biaya dan logistik pengiriman global. https://www.thenationalnews.com/business/economy/2026/03/02/hormuz-iran-us-shipping-war/

+37

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

33 komentar
Diterjemahkan otomatis

Ini efek domino. Ketidakstabilan regional mengguncang rantai pasokan global. Semoga cepat terselesaikan.

+2
Diterjemahkan otomatis

Pengalihan rute kapal juga menyebabkan kemacetan di pelabuhan lain. Ini nggak bakal selesai dalam waktu dekat.

+2
Diterjemahkan otomatis

Hanya hari biasa lagi di Timur Tengah. Biaya terus merangkak naik.

0
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar