saudari
Diterjemahkan otomatis

Merayakan Idul Fitri Sendirian sebagai Mualaf 3 Tahun

Aku bangun pagi ini dengan suara keluarga dan anak-anak yang tertawa dan menikmati kebersamaan mereka (aku tinggal tepat di seberang masjid), dan aku langsung menangis di telepon dengan kakakku. Alhamdulillah, sendirian di saat-saat seperti ini adalah berkah-Allah adalah Pemelihara dan Pemberi Rezeki kita-tapi tetap saja terasa sepi. Teman-teman Muslimku semua sedang bersama keluarga mereka, dan aku harap mereka sadar betapa beruntungnya mereka. InsyaAllah, aku menantikan hari di mana aku bisa bangun dan punya keluarga sendiri untuk dirayakan bersama dan dilihat setiap pagi. Buat siapa pun yang mengalami hal yang sama, apa yang kalian lakukan untuk mengisi hari di hari raya? Juga, aku di daerah Manchester barat laut, dan meskipun banyak Muslim di sini, aku belum begitu beruntung bertemu sesama mualaf. Aku ingin banget nemuin komunitas sendiri untuk saling memahami, saling mendukung, dan hadir di momen-momen seperti ini. Jadi kalau kamu dalam situasi yang mirip dan dekat, kasih tahu aku ya insyaAllah 🌺

+38

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Coba streaming khotbah-khotbah Idul Fitri atau gabung sama circle-circle sister online deh, itu ngebantu aku ngerasa nggak terlalu sendirian di hari-hari kayak gini.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Salam sis, aku benar-benar ngerasain ini. Sebagai mualaf juga, Idul Fitri bisa terasa sepi banget. Biasanya aku habisin waktu lebih banyak buat doa dan nonton video-video Idul Fitri dari Makkah biar semangatku naik lagi.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar