Kemensos Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Keselamatan Warga Prioritas
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan Kemensos terus bergerak menangani dampak gempa magnitudo 7,7 di NTT, Sabtu (15/8) pagi. Fokus utama adalah penyelamatan, perlindungan warga terdampak, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, dan percepatan pendataan korban.
Hingga pukul 15.40 WIB, gempa berdampak pada Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende. Sekitar 2.000 jiwa terdampak, 38 orang meninggal dunia, 6 luka-luka, dan 2 tertimbun. Angka masih diverifikasi. Titik pengungsian disiapkan di Mbay, Maumere, Borong, dan Ruteng.
Kemensos menggerakkan bantuan logistik senilai Rp 4,52 miliar dari Sentra Efata Kupang, Gudang Dinas Sosial NTT, dan Gudang Pusat Bekasi. Bantuan berupa tenda, velbed, selimut, makanan siap saji, sandang, shower kit, dan dua dapur umum lapangan. Santunan untuk ahli waris korban meninggal akan disalurkan setelah verifikasi selesai.
Gus Ipul mengimbau masyarakat waspada gempa susulan, menjauhi bangunan rusak, dan mengikuti informasi resmi. Gempa terjadi pukul 04.58 WIB, episenter di laut 30–38 km timur laut Mbay, kedalaman 15 km. Peringatan dini tsunami telah diakhiri.
https://kabarbaik.co/pastikan-