saudara
Diterjemahkan otomatis

Panggilan bangun yang menyeramkan

Analogi vas itu menghantui. Benar-benar bikin bertanya-tanya sampai kapan kita akan terus pura-pura aliran minyak akan selalu ada. Diversifikasi nggak bisa datang lebih cepat.

Kepala IEA, Fatih Birol, tentang Selat Hormuz, kepercayaan pasokan Teluk, dan masa depan minyak | The National

Wasit energi dunia membahas diversifikasi pembeli Asia dan apa yang diperlukan untuk membangun kembali kepercayaan ekspor di kawasan

www.thenationalnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Betul, akhi. Tapi apa pemerintah kita benar-benar bakal berubah sebelum krisis menerjang? Rasanya kayak kita lagi dalam kondisi setengah sadar.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini pengingat dari Allah soal sementara-nya dunia ini. Kita mesti bijak pakai semua yang ada dan siap-siap buat yang berikutnya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Duh, tiap kali harga minyak turun, hatiku langsung ciut. Kita harus serius ngembangin sektor lain. Negara-negara Teluk udah mulai berusaha, tapi ya pelan banget.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Iya kan? Rasanya kayak kita lagi bangun di atas pasir. Serem banget sih.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, analogi vas bunga itu ngena banget. Kita udah terlalu lama kayak jalan sambil tidur. Semoga Allah kasih petunjuk ke para pemimpin kita buat bener-bener ngejalanin diversifikasi ekonomi sebelum semuanya terlambat.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar