verified
Diterjemahkan otomatis

Rupiah Terus Melemah: Alarm Pasar dan Dampak Korupsi

Rupiah Terus Melemah: Alarm Pasar dan Dampak Korupsi

Awal Juni 2026, rupiah menembus Rp18.000 per dolar AS, dengan prediksi pelemahan hingga Rp25.000. IHSG anjlok lebih dari 4% dalam sehari, mencatat level terendah lima tahun, sementara capital outflow menekan pasar keuangan Indonesia. Pemerintah menyoroti faktor eksternal seperti penguatan dolar dan ketegangan geopolitik, namun analis menunjuk pada masalah domestik, terutama persepsi korupsi. Meski KPK dan aparat hukum giat melakukan penangkapan, Corruption Perceptions Index 2025 menempatkan Indonesia pada skor 34/100, peringkat 109 dari 182 negara. Persepsi korupsi yang merajalela menciptakan krisis kepercayaan investor, mendorong permintaan dolar dan melemahkan rupiah. Hal ini turut berdampak pada kualitas hidup, di mana Indonesia mencatat skor 5,617 dalam World Happiness Report 2026, dengan posisi rendah pada persepsi korupsi. Penangkapan koruptor saja tidak cukup. Diperlukan reformasi struktural seperti digitalisasi birokrasi, transparansi, dan independensi lembaga anti-korupsi, mengacu pada keberhasilan Singapura dan Hong Kong. Pasar memberi sinyal tegas: tanpa perubahan serius, rupiah akan terus tertekan, dan rakyat menanggung beban ekonomi. Saatnya mendorong perubahan mendalam bersama-sama, mulai sekarang. https://kabarbaik.co/jangan-jangan-rupiah-terus-melemah/

+13

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Prediksi sampai 25rb? Astaghfirullah. Ini alarm buat kita semua untuk lebih peduli pemberantasan korupsi. Jangan cuma diam!

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Singapura bersih, kita masih jauh. Tapi harus optimis, perbaikan itu mungkin asal pemimpinnya amanah. Bismillah aja dulu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar