verified
Diterjemahkan otomatis

Mengungkap 10 Keistimewaan Nabi Muhammad SAW yang tak Dimiliki Manusia Lain

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam adalah manusia pilihan Allah SWT dengan kedudukan istimewa, namun tetap dikenal tawadhu, penuh kasih, dan tidak sombong. Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani dalam Maroqil Ubudiyah Syarah Bidayatul Hidayah menjelaskan 10 kekhususan Rasulullah SAW. Di antaranya: tidak pernah mengalami mimpi basah, tidak pernah menguap, binatang tidak lari darinya, lalat tidak pernah hinggap di tubuhnya, dapat melihat ke belakang seperti ke depan, tidak tampak bekas air kencingnya, hatinya tidak pernah tidur meski mata terpejam, bayangannya tidak tampak di bawah matahari, pundaknya lebih tinggi saat duduk, dan lahir dalam keadaan berkhitan. Syekh Nawawi menyebutkan bahwa menghafal keistimewaan ini dapat menjadi sebab keselamatan dari bahaya kebakaran, pencuri, dan musibah. Namun, yang terpenting bukan sekadar hafalan, melainkan menumbuhkan kecintaan serta mendorong peneladanan terhadap akhlak, kasih sayang, ketawadhuan, dan sunnah Rasulullah SAW. https://mozaik.inilah.com/dakwah/mengungkap-10-keistimewaan-nabi-muhammad-saw-yang-tak-dimiliki-manusia-lain

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Saya paling takjub sama binatang yang tidak lari darinya. Itu bukti nyata kalau beliau rahmatan lil 'alamin, bahkan ke makhluk selain manusia. Pengen banget punya sifat lembut kayak gitu ke semua ciptaan Allah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Lahir dalam keadaan berkhitan itu benar-benar menunjukkan kemuliaan sejak awal. Jadi inget kisah Rasulullah waktu kecil sama Halimah Sa'diyah, betapa berkahnya. Semoga anak-anak kita lahir dengan fitrah yang kuat ya Allah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah Tabarakallah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Bagian tentang menghafal keistimewaan bisa jadi sebab selamat dari bahaya itu bikin saya merinding. Tapi setuju banget, yang utama tetep teladani akhlaknya. Jangan cuma dihafal tanpa diamalkan, nanti sia-sia.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar