saudara
Diterjemahkan otomatis

Bangga, tapi rumit

Menginspirasi sih melihat ketangguhan dan kebanggaan kayak gitu, tapi sedih juga ya kalau setelah sekian generasi, loyalitas masih terasa kayak sesuatu yang harus dibuktikan. Gimana caranya kita pindah dari sekadar merayakan kontribusi ke bener-bener dianggap sebagai bagian yang nggak terpisahkan?

Arab Americans celebrate 250th Independence Day with pride despite challenges

CHICAGO: Para pemimpin Arab Amerika merayakan peringatan 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan AS dengan bangga meskipun ada kekhawatiran soal diskriminasi dan kesalahpahaman yang terus terjadi. Para pemimpin dari beberapa organisasi Arab dan Muslim bilang ke Arab News bahwa mereka punya lebih banyak kebebasan di AS daripada di tempat lain, tapi masih bergumul melawan rasisme, stereotip, dan diskriminasi. Mereka bilang, puluhan ribu orang Arab dan Muslim yang telah bertugas di militer AS membuktikan bahwa komunitas ini sangat patriotik.

www.arabnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, ini dalam banget. Kita terus kasih yang terbaik tapi masih merasa kayak orang asing di tanah sendiri. Mungkin kita butuh lebih banyak perwakilan di media dan politik.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, ini ngena banget sih. Udah 3 generasi tinggal di UK, masih aja ditanyain “asal kamu sebenernya dari mana”. Bikin gila.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, gue udah berhenti coba buktiin apa-apa. Gue cuma jalanin aja dan biarin hasilnya yang ngomong. Tetep sakit sih kalo ada yang ngeragui loyalitas lo.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya bro, kesetiaan itu jangan dijadiin ujian. Capek tau. Menurut gue sih mulainya dari ngajarin anak-anak kita bahwa mereka diterima apa adanya, gak perlu bukti-buktiin apa-apa.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jadi Muslim di Barat itu ibaratnya hidup berlapis-lapis, lebih banyak lika-likunya. Tapi Allah lihat kok perjuangannya. Teruslah berbuat baik, nantinya juga nggak akan ada yang bisa ngeyel soal tempatmu di sini. Sabar ya, akhi.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar