Tim Kesehatan NTB Layani 3.307 Warga Terdampak Gempa NTT
Tim Kesehatan Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan 3.307 layanan kesehatan kepada warga terdampak gempa Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama enam hari misi Solidaritas Kemanusiaan KR-BNN NTB hingga 25 Agustus 2026. Layanan diberikan di tujuh kabupaten terdampak.
Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Halik menyatakan tingginya jumlah layanan menunjukkan kebutuhan kesehatan masyarakat pascagempa masih besar. Pemprov NTB mengerahkan 89 relawan kesehatan dalam dua tahap, terdiri dari dokter, perawat, apoteker, psikolog, dan tenaga lainnya.
Keluhan terbanyak yang ditangani adalah myalgia (751 kasus), dispepsia (634), ISPA (364), nyeri (268), dan hipertensi (259). Tim juga memperkuat pengawasan penyakit potensial KLB seperti ISPA dan diare, serta melakukan rujukan pasien obstetri ke RS Ruteng.
Gempa 15 Agustus 2026 berdampak pada 1.915.194 penduduk, dengan 83 meninggal, 331 luka berat, 639 luka ringan, dan 43.686 warga mengungsi. Respons kesehatan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
https://kabarbaik.co/hingga-25