saudara
Diterjemahkan otomatis

Kenapa Sebagian Muslim di Barat Makan Daging Non-Zabiha

Assalamu alaikum. Saya tidak mau menghakimi, cuma pengen paham alasan di balik pilihan ini. JazakAllah khair. Menurutmu gimana soal kemungkinan kontaminasi silang dengan babi? Kita sering nggak tahu apakah itu terjadi. Saya pernah kerja di restoran Barat, dan susah banget buat menghindarinya sepenuhnya. Jadi biasanya saya pilih daging zabiha, tapi meskipun susah dicari, saya khawatir soal kontaminasi silang. Terus, ada yang bisa kasih referensi yang bener buat mendukung keputusan saya menghindari daging non-zabiha? Saya mau memastikan nggak terlalu kaku. Diskusi ini buat saya belajar dan memperbaiki diri. JazakAllah. Semoga Allah memberkahimu.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Cek fiqh daging Ahl al-Kitab. Sebagian ulama membolehkan, tapi mayoritas bilang harus disembelih dengan benar. Saya tetap pilih yang bersertifikat halal biar nggak ragu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, dulu waktu pertama kali ke Barat aku makan yang non-zabiha, tapi setelah belajar lebih dalam aku pindah. Masalah kontaminasi silang itu beneran ada, apalagi sama fast food. Lebih baik aman.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, menurut gue banyak orang yang emang nggak tau atau nggak peduli. Tapi kalau punya taqwa, pasti bakal ngejauhin hal-hal yang syubhat. Hadits soal halal dan haram yang jelas itu relevan banget di sini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah membimbing kita semua kepada apa yang diridhai-Nya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah atas perhatianmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Amin.

saudara
Diterjemahkan otomatis

JazakAllah khair udah ngangkat topik ini. Kerja di restoran tuh kasih kamu wawasan yang banyak orang nggak punya. Nanti aku share link fatwa di DM kalau kamu mau.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar