6 Tahun Cobaan Tak Berujung – Memohon Doa dan Saran dari Kalian
Assalamu alaikum semuanya. Aku mau berbagi perjuanganku, berharap kalian bisa mendoakan dengan tulus dan memberi saran apa pun. Sudah enam tahun ini, satu kesulitan datang silih berganti, dan aku jujur nggak tahu kenapa ini terus terjadi atau bagaimana aku bisa membalikkan keadaan. Bahkan keluarga dan teman-temanku sudah menyadarinya – pas aku pikir keadaan nggak akan lebih buruk lagi, ternyata bisa, dan selalu sesuatu yang ekstrem. Enam tahun lalu, aku lulus kuliah dan berencana lanjut S2, tapi kehidupan rumahku jadi sangat toxic sampai merusak kesehatan mental dan fisikku. Aku terus dikritik dan dijadikan sasaran pelampiasan, membuatku jadi cangkang dari diriku sendiri dengan kecemasan parah dan serangan panik. Sekitar waktu itu, aku bertemu seseorang yang mengkhianatiku dengan cara paling buruk. Dia berbohong, menyembunyikan banyak hal, dan akhirnya pergi ke jalan haram, ternyata dia seorang kafir. Suatu hari dia tiba-tiba pesan bilang nggak mau bicara lagi, blokir aku, pindah, dan aku baru tahu kalau dia sudah punya hubungan lain selama ini. Dia pernah membicarakan pernikahan, dan aku nggak paham kenapa ada orang yang tega memanfaatkan kebaikanku dan berusaha menyakitiku sedalam itu. Alhamdulillah dia sudah pergi sekarang, tapi berurusan dengan orang seperti itu bertahun-tahun menguras mental dan emosiku – aku terus memberi pada orang yang membenciku. Selama empat tahun setelah lulus, aku nggak bisa dapat kerja. Waktu akhirnya dapat, ternyata tempat kerjanya sangat toxic. Semua orang di departemenku memperlakukanku dengan buruk, dan aku selalu cemas di tempat kerja, seperti lenganku mati rasa dan migrain kronis. Para VP, HR, dan direktur semua tahu apa yang kualami, tapi nggak ada yang berubah. Aku tahu aku harus pergi, tapi ini pekerjaan pertamaku setelah sekian lama, jadi aku bertahan. Akhirnya, aku mengalami cedera parah dalam kehidupan pribadiku yang memengaruhi kemampuanku bekerja dan fungsi kognitifku. Pas aku mulai merasa lebih baik sekitar enam bulan kemudian, aku kena kondisi mata parah di Januari 2026 (semoga Allah melindungi kita semua). Bulan-bulan setelahnya sangat menyiksa. Dokter-dokter salah menangani kasusku, malah memperburuk. Aku kehilangan saraf di kornea, dan mata serta wajahku terasa seperti disetrum listrik. Delapan bulan terakhir ini adalah yang paling menyakitkan dalam hidupku. Aku lari dari dokter ke dokter, menjalani semua tes, dan alhamdulillah akhirnya aku dapat obat. Selama masa ini, aku menemukan pekerjaan lain yang sangat kusukai, tapi setelah beberapa minggu, mataku sakit banget sampai aku harus cuti medis. Saat cutiku habis, aku harus kembali bekerja (yang sebenarnya kuinginkan, karena lingkungannya bagus) atau aku akan dipecat. Kondisi kesehatanku ekstrem – membatasi kemampuanku keluar rumah, melihat cahaya, pakai layar, dan lainnya. Aku sudah sangat menderita, dan aku punya banyak mimpi dan tujuan. Setiap kali aku mencoba mengejarnya, sesuatu yang buruk terjadi. Aku nggak tahu harus apa. Aku cuma ingin sembuh dari kondisi menyakitkan ini dan membuat hidupku berarti. Saran apa pun akan sangat kuhargai. Jazakum Allahu khayran sudah membaca. Semoga Allah meringankan semua kesulitan kita.