Klarifikasi Kemenhan: Lepas Hijab Saat Latsarmil Agar Leluasa Bergerak
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menanggapi unggahan media sosial tentang mahasiswi Universitas Pertahanan (Unhan) yang mundur setelah diminta melepas hijab. Ia menyatakan kadet Muslim dapat mengenakan hijab selama pendidikan, dan Kemenhan tidak pernah melarang penggunaannya. Hal ini sesuai arahan penyesuaian seragam yang mengakomodasi hijab bagi kadet perempuan Muslim.
Terkait ketentuan melepas hijab saat latihan dasar kemiliteran (latsarmil) di Akademi Militer, Magelang, Kemenhan menjelaskan ini diterapkan demi keamanan agar kadet dapat bergerak lebih leluasa. Dalam keseharian, kadet Muslim tetap dapat berhijab di mess, kegiatan tertentu di luar kampus, dan saat magang.
Kemenhan menegaskan tidak ada niat membatasi prinsip atau atribut keagamaan. Kadet diarahkan untuk beragama sesuai kepercayaan masing-masing dan mengamalkan ajarannya dalam kedinasan maupun kehidupan pribadi.
Sebelumnya, viral pengakuan di akun Instagram @wafaahdina yang mundur dari Unhan karena diminta melepas hijab oleh penyeleksi.
https://www.gelora.co/2026/08/