Media Malaysia Soroti Rencana Indonesia Akuisisi Kapal Perusak Turki
Media Malaysia menyoroti rencana Indonesia membeli kapal perusak kelas TF-2000 buatan Turki di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. Kapal ini diproyeksikan menjadi pengawal utama bagi kapal induk drone Indonesia di masa depan, sekaligus simbol transformasi kekuatan maritim Jakarta. Sebelumnya, Indonesia telah mengakuisisi dua fregat kelas I dari Turki, yang memicu perdebatan strategis tentang fondasi angkatan laut perairan biru (blue-water navy) yang terintegrasi.
Blue-water navy merujuk pada kemampuan angkatan laut beroperasi mandiri di perairan dalam, jauh dari pantai, dengan kapal besar seperti kapal induk, perusak, dan kapal selam jarak jauh. Kesepakatan fregat senilai sekitar US$1 miliar melalui Barzan Holdings menandai ekspor perdana keluarga kapal MILGEM Turki dan mempererat hubungan industri pertahanan Ankara-Jakarta.
Fregat kelas I berbobot 3.000 ton dirancang untuk misi multiguna: anti-kapal selam, anti-permukaan, dan anti-udara, lebih fleksibel dari korvet kelas Ada. Kapal ini menjadi blok pembangun gugus tugas yang lebih besar, prasyarat sebelum mengoperasikan kapal induk mandiri. Diskusi tentang destroyer TF-2000 muncul karena kebutuhan mendesak aset pertahanan udara yang kuat, meski belum ada pengumuman resmi.
https://www.harianaceh.co.id/2