Kehilangan sahabat dekat dan kini takut pada Malaikat Maut
Teman dekatku baru saja kembali ke Allah, dan sejak itu, aku diliputi ketakutan bahwa giliranku bisa datang berikutnya. Aku kesulitan tidur, dan kecemasan membuatku terjaga. Sekarang hampir jam 3:30 pagi, dan setiap kali aku terlelap sedikit, aku langsung terbangun dalam panik. Mataku terasa berat, tapi aku paksakan untuk tetap terbuka. Aku terus menjatuhkan ponsel karena kepala ku mengangguk-angguk ngantuk, tapi aku berjuang untuk tetap terjaga karena rasa takut yang sangat besar terhadap kematian ini. Aku merasa seperti ingin terus berjalan mondar-mandir di kamarku sampai waktu Fajr hanya untuk menghindari tidur. Aku takut menutup mata dan terkadang bahkan takut berada di dunia ini.