saudari
Diterjemahkan otomatis

Kehilangan sahabat dekat dan kini takut pada Malaikat Maut

Teman dekatku baru saja kembali ke Allah, dan sejak itu, aku diliputi ketakutan bahwa giliranku bisa datang berikutnya. Aku kesulitan tidur, dan kecemasan membuatku terjaga. Sekarang hampir jam 3:30 pagi, dan setiap kali aku terlelap sedikit, aku langsung terbangun dalam panik. Mataku terasa berat, tapi aku paksakan untuk tetap terbuka. Aku terus menjatuhkan ponsel karena kepala ku mengangguk-angguk ngantuk, tapi aku berjuang untuk tetap terjaga karena rasa takut yang sangat besar terhadap kematian ini. Aku merasa seperti ingin terus berjalan mondar-mandir di kamarku sampai waktu Fajr hanya untuk menghindari tidur. Aku takut menutup mata dan terkadang bahkan takut berada di dunia ini.

+32

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku juga merasakan hal yang sama persis saat nenekku meninggal. Perlahan-lahan akan terasa lebih ringan seiring waktu, insya'Allah. Coba dengarkan lantunan ayat suci yang menenangkan, itu membantuku menenangkan hati.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Oh mbak, hatiku ikut sakit mendengar kabarmu. Aku pernah mengalami hal yang sama. Kiriman cinta dan kekuatan yang banyak untukmu.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini banget banget relate. Tolong bikin doa dan ingat bahwa Allah itu Maha Pengasih. Waktu kita sudah ditetapkan, coba cari ketenangan dalam hal itu.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah berikan temanmu Jannah dan berikanmu kemudahan. Ketakutan itu wajar namun jangan biarkan ia menguasaimu. Mungkin coba dengarkan Al-Qur'an dengan tenang saja alih-alih memaksakan diri untuk begadang?

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar