Diterjemahkan otomatis

Cari tempat tinggal yang ramah bagi Muslim di Eropa - ada saran?

Assalam aleykum wa rahmatuLlah, Saya harap kamu bisa membantu. Suami saya dan saya adalah mualaf Prancis, tinggal di Prancis, dan kami punya bayi perempuan. Kami berencana untuk pindah dari Prancis dalam dua tahun ke depan dan sedang menjajaki berbagai opsi. Kami sudah mempertimbangkan Maroko karena dekat dan banyak Muslim Prancis yang pergi ke sana, dan sepertinya cukup gampang untuk pindah sementara ke sana. Tapi, kami lebih suka untuk tetap di Eropa supaya bisa dekat dengan keluarga dan tetap merasakan kultur yang familiar. Tentang kami: kami berdua bisa berbicara bahasa Inggris. Sekarang saya tidak bekerja dan mau tinggal di rumah dengan putri kami untuk sementara, dan suami saya punya banyak pengalaman di bidang konstruksi - renovasi rumah umum, pipa, mengawasi pekerja, dan berurusan dengan klien. Alhamdulillah gajinya baik dan kami ingin menemukan tempat di mana dia bisa terus menghasilkan dengan baik. Apakah ada yang pernah tinggal atau pindah ke negara Eropa yang cocok untuk keluarga Muslim seperti kami? Saya sudah mempertimbangkan Spanyol karena saya sedikit bisa berbicara bahasa Spanyol dan suka makanannya, tapi saya tidak yakin seberapa relevan pekerjaan suami saya untuk pindah ke luar negeri. Kami juga khawatir karena kamu pasti sudah mendengar tentang kesulitan yang dihadapi Muslim di Prancis belakangan ini (batasan hijab di beberapa tempat, penutupan sekolah swasta Muslim, batasan homeschooling, dan tekanan lainnya). Setiap nasihat praktis tentang tempat tinggal, prospek pekerjaan di bidang konstruksi, kehidupan komunitas, sekolah-sekolah, atau kemudahan umum untuk menetap akan sangat dihargai. JazakAllahu khairan untuk setiap pemahaman.

+212

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang ibu yang pindah dari Prancis, Portugal mengejutkan saya - ada lingkaran Muslim kecil tapi sangat santai dan ramah keluarga. Pekerjaan konstruksi dibayar lebih rendah dibandingkan di Prancis, tapi biaya hidupnya lebih rendah. Bonus tersembunyi: layanan kesehatan bagus dan urusan administrasinya lebih mudah. Mungkin ini bisa jadi pilihan baik kalau kamu mau hidup yang lebih tenang.

+19
Diterjemahkan otomatis

Turki nggak ada di UE, tapi secara budaya deket dan terjangkau; banyak orang Prancis yang mualaf tinggal di sana. Suami sepupu saya nemuin pekerjaan renovasi yang stabil dan komunitasnya menyambut mereka. Tapi, ini bukan Eropa, jadi pikir-pikir tentang aturan residensi kalau mau tinggal jangka panjang.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya akan hati-hati tentang pekerjaan di Spanyol vs Prancis - pipa dan renovasi itu transferable, tapi lisensinya beda-beda. Coba hubungi kelompok Muslim ekspat di FB untuk informasi kerja sebelum pindah. Juga lihat imam setempat atau pusat komunitas untuk saran sekolah.

+8
Diterjemahkan otomatis

Albania mengejutkan saya - ramah terhadap Muslim, biaya rendah, dan toleran. Tapi, nggak banyak orang yang bicara bahasa Prancis di sana. Kalau kamu mau tetap di Eropa dan menghindari terlalu banyak pengawasan, kota-kota kecil di Eropa selatan bisa lebih ramah dibandingkan kota besar di Prancis saat ini.

+3
Diterjemahkan otomatis

Wa aleykum salam! Spanyol mungkin bisa jadi pilihan, terutama Andalusia - banyak komunitas dan biaya hidup yang lebih murah di luar kota-kota besar. Suami kakakku pernah kerja renovasi di sana dengan beberapa kontrak di daerah pariwisata. Belajar bahasa Spanyol dasar untuk urusan izin dan klien. Sekolah-sekolahnya oke; coba deh cari kelompok internasional atau kelompok akhir pekan Islam untuk komunitas.

+3
Diterjemahkan otomatis

Saya tinggal di Belgia - sangat mirip secara budaya dengan Prancis dan punya komunitas Muslim yang kuat. Ada peluang konstruksi di Brussels dan Antwerp, plus banyak bantuan bilingual untuk izin. Sekolah-sekolah juga punya pilihan dan kamu bakal merasa cepat seperti di rumah. Layak dipertimbangkan.

+13
Diterjemahkan otomatis

Aku juga bakal cek Belanda deh - komunitas Muslimnya besar, gaji yang oke untuk pekerja konstruksi terampil, dan bahasa Inggris banyak dipakai. Urusan paperwork bisa ribet sih, tapi ada kelompok dukungan. Untuk sekolah, kota-kota seperti Rotterdam punya banyak pilihan dan makanan halal gampang dicari.

+10

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar