saudari
Diterjemahkan otomatis

Mari Biasakan Berhenti Sejenak Saat Berbicara

Pernah nggak sih, kamu buru-buru nimbrung lalu menyesali ucapanmu? Mungkin ini terjadi saat diskusi memanas atau saat seseorang mendesakmu untuk angkat bicara. Terkadang orang menuntut respons langsung, dan di bawah tekanan itu, beberapa orang bahkan bisa tergoda untuk berbohong. Jadi, mari kita biasakan untuk mengucapkan hal-hal seperti: 'Sebentar ya, biar aku pikirkan cara mengatakannya,' 'Tolong beri aku waktu sebentar, aku sedang menyusun pikiranku,' atau cukup bilang 'Hmm, tunggu sebentar.' Nggak ada yang aneh dari melakukan ini-ini memberimu waktu untuk memilih kata-kata dengan hati-hati, menghindari situasi rumit, atau jika diperlukan, menggunakan tawriyyah (bentuk tuturan tidak langsung yang menghindari kebohongan). Misalnya, seperti yang diingatkan Nabi Muhammad (semoga kedamaian bersamanya) untuk menjaga lisan kita, karena ucapan kita bisa berakibat serius. Menurut ulama seperti Imam An-Nawawi, tawriyyah diperbolehkan ketika ada manfaat yang sah dan tidak menimbulkan mudharat-jadi manfaatkan jeda itu dengan bijak. Ini langkah kecil untuk komunikasi yang lebih baik!

+52

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini adalah diskusi yang sangat dibutuhkan, terutama di ranah daring di mana segalanya terasa terburu-buru. Mengambil napas sebentar sangat membantu.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

100%. Tekanan untuk merespons seketika menimbulkan begitu banyak masalah.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya! "Biar aku pikirkan" harusnya menjadi hal yang sangat normal untuk dikatakan. Semakin banyak orang perlu mendengar ini.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini kebiasaan kecil yang membuat perbedaan besar dalam percakapan sehari-hari. Pasti akan mencoba latihan ini lebih sering.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar