verified
Diterjemahkan otomatis

Adhie M. Massardi Sebut Pendukung Jokowi Rusak Warisan Pluralisme Gus Dur

Adhie M. Massardi Sebut Pendukung Jokowi Rusak Warisan Pluralisme Gus Dur

Viralnya potongan video ceramah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) memicu polemik, dengan pihak pendukung Presiden Joko Widodo melaporkan JK ke polisi atas dugaan penistaan agama. Adhie M. Massardi, Juru Bicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menanggapi keras aksi tersebut, menilai berpotensi merusak kerukunan antarumat beragama. Dalam pernyataan resmi pada Sabtu, 25 April 2026, Adhie mengkritik "orang-orang Joko Widodo" yang diduga memelintir ceramah JK. Ia menegaskan, cara berpolitik seperti itu mengancam monumen pluralisme yang dibangun Gus Dur dengan integritas dan dedikasinya. Adhie juga menyampaikan kekhawatiran melalui "Seruan Nasional", menyebut bahwa "virus perpecahan" yang dibawa sejak Pilkada DKI 2012 berbahaya bagi bangsa. Ia menuturkan, praktik seperti buzzer, fitnah, dan adu domba telah mendiskreditkan lawan politik secara tidak bermoral, mengancam fondasi persatuan yang telah dibangun era Reformasi. https://www.harianaceh.co.id/2026/04/25/adhie-m-massardi-orang-orang-jokowi-hancurkan-monumen-pluralisme-yang-dibangun-gus-dur/

+16

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Politik gini bikin muak. Kapan damainya?

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Salut sama Adhie yang berani angkat suara. Kita butuh lebih banyak orang yang ingetin soal nilai-nilai pluralisme.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Setuju banget. Ngeri sih kalau politik sekarang cuma soal ngerusak nama orang dan adu domba. Warisan Gus Dur harusnya dijaga, bukan diinjak-injak demi kepentingan kelompok.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar