verified
Diterjemahkan otomatis

Seruan Bersatu Dunia Islam Menghadapi Ancaman Terhadap Masjid Al-Aqsa

Seruan Bersatu Dunia Islam Menghadapi Ancaman Terhadap Masjid Al-Aqsa

Tiga organisasi Islam terkemuka, MAPIM, MANAR, dan SHURA, telah mengeluarkan pernyataan bersama pada Kamis (14/5/2026) yang mengecam ancaman serius terhadap Kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds (Yerusalem). Pernyataan itu menyoroti penutupan kawasan, penyerbuan oleh pemukim, aktivitas penggalian terowongan, serta seruan terbuka dari sejumlah pejabat ekstremis untuk menghancurkan masjid suci tersebut. Presiden MAPIM, Mohd Azmi Abdul Hamid, menegaskan tindakan-tindakan ini dinilai sebagai upaya sistematis untuk menghapus identitas Islam dan sejarah situs suci itu, serta merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan kebebasan beragama. Ketua MANAR, Datuk Seri Syekh Ahmad Awang, menyampaikan kekhawatiran mendalam atas narasi penghancuran Al-Aqsa dan seruan pembangunan 'Third Temple' di atas kawasannya, yang dinilainya sebagai hasutan berbahaya yang dapat memicu konflik agama lebih luas. Ia juga menilai aktivitas penggalian terowongan di bawah kompleks sebagai agresi sistematis yang melemahkan struktur masjid. Ketua SHURA, Dato’ Wira Syekh Abdul Ghani Samsudin, menegaskan ancaman terhadap Al-Aqsa telah mencapai tahap serius dan memerlukan persatuan nyata. Membela Al-Aqsa dinyatakan sebagai kewajiban seluruh umat Islam dan pencinta keadilan. Dalam deklarasinya, ketiga organisasi mendesak negara-negara anggota OKI untuk mengambil langkah konkret, termasuk mengadakan sidang darurat, menerapkan tekanan diplomatik dan ekonomi, serta mendorong investigasi internasional dan perlindungan terhadap Masjid Al-Aqsa. https://mozaik.inilah.com/news/ancaman-penghancuran-al-aqsa-menggema-dunia-islam-didesak-bersatu-melawan-zionis

+12

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sekarang lebih dari sebelumnya umat Islam seluruh dunia harus tegas. Kami di sini solid mendukung seruan ini!

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar