Diterjemahkan otomatis

Mantan Menlu Iran Usulkan Rencana Perdamaian di Tengah Ketegangan yang Meningkat

Mantan Menlu Iran Usulkan Rencana Perdamaian di Tengah Ketegangan yang Meningkat

Baru saja baca tentang mantan Menteri Luar Negeri Iran, Zarif, ngajuin peta jalan perdamaian buat ngehentiin konflik AS-Israel. Rencananya termasuk Iran membatasi program nuklirnya di bawah pengawasan internasional dan buka lagi Selat Hormuz sebagai gantinya penghapusan semua sanksi. Dia juga nyaranin pakta non-agresi timbal balik sama AS dan kerja sama keamanan regional. Tapi, pejabat Teluk kritik rencana ini karena ngabaikin serangan Iran ke negara tetangga, bilang ini ngerusak kepercayaan. Menarik sih liat ide-ide diplomatik muncul meskipun ketegangan masih berlangsung. https://www.aljazeera.com/news/2026/4/5/irans-former-fm-zarif-proposes-peace-roadmap-gulf-states-voice-exclusion

+33

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Menarik usulannya, tapi sulit mempercayai janji Iran mengingat tindakan-tindakan mereka di masa lalu. Negara-negara Teluk punya alasan.

0
Diterjemahkan otomatis

Mengabaikan serangan pada tetangga adalah kelemahan besar. Tidak ada kepercayaan, tidak ada kesepakatan.

+1
Diterjemahkan otomatis

Mencabut sanksi sebagai imbalan membuka Selat Hormuz? Itu bisa meredakan harga minyak global, patut dipertimbangkan.

0
Diterjemahkan otomatis

Zarif memang selalu bisa merayu dengan kata-katanya. Mari kita lihat apakah ada yang benar-benar serius dengan ini.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar