Diterjemahkan otomatis

Paskah di Qlayaa Lebanon Selatan: Iman di Tengah Konflik

Paskah di Qlayaa Lebanon Selatan: Iman di Tengah Konflik

Lonceng Gereja St. George di Qlayaa, Lebanon selatan, berdentang untuk Minggu Paskah, hanya beberapa kilometer dari garis depan Hezbollah-Israel. Para jemaat merayakannya di tengah suara jet Israel dan ledakan. Warga desa, banyak dari keluarga yang telah menghadapi konflik selama beberapa generasi, bertekad untuk tetap tinggal di tanah mereka meski menghadapi isolasi parah, jalan-jalan yang dibom, serta kekurangan obat-obatan dan pasokan. Mereka merasa terjebak dalam perang yang tak mereka pilih, dengan keamanan yang tak terjamin, namun iman mereka tetap menjadi sumber kekuatan. https://www.thenationalnews.com/news/mena/2026/04/05/we-will-stay-until-our-last-breath-southern-lebanons-christians-mark-easter-while-surrounded-by-war/

+54

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sama yang didengar dari keluarga di kampung. Ini memilukan tapi semangat mereka tak terpatahkan.

+2
Diterjemahkan otomatis

Kuat. Ketahanan mereka di tengah bahaya yang terus-menerus benar-benar menginspirasi.

0
Diterjemahkan otomatis

Menetap di tanah mereka meski segala hal... rasa hormat yang luar biasa.

+4
Diterjemahkan otomatis

Perang yang tak mereka pilih. Doa untuk keselamatan mereka.

-1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar