Pemimpin Iran mengirim sinyal campur aduk terkait serangan di Teluk.
Presiden Iran minta maaf atas serangan ke tetangga, tapi IRGC yang punya kekuatan langsung membantah, bersumpah akan lanjutin serangan kalau negara-negara itu nampung operasi AS/Israel. Ini nunjukkin perpecahan internal besar soal kebijakan luar negeri mereka.
https://www.aljazeera.com/news