Diterjemahkan otomatis

Presiden Iran Perintahkan Penghentian Serangan di Teluk, tapi Kewenangan untuk Menegakkannya Tak Jelas

Presiden Iran Perintahkan Penghentian Serangan di Teluk, tapi Kewenangan untuk Menegakkannya Tak Jelas

Presiden Iran bilang kalau dewan kepemimpinan sementara udah memerintahkan pasukan untuk berhenti menyerang negara-negara Teluk kecuali Iran diserang dari wilayah mereka. Tapi, serangan-serangan tetep lanjut sesudahnya, yang bikin ragu soal wewenang dewan itu, apalagi dengan para komandan militer yang sudah biasa bertindak mandiri. Presiden minta maaf ke negara tetangga, menyebut mereka 'saudara,' tapi kepatuhan, terutama dari Garda Revolusi, tetep belum pasti karena komandan regional sekarang yang ambil keputusan penting. https://www.thenationalnews.com/news/mena/2026/03/07/irans-president-says-forces-ordered-to-stop-gulf-attacks-but-authority-to-enforce-halt-unclear/

+68

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jadi intinya dia sudah minta maaf, tapi orang-orang yang punya senjata tidak mendengarkannya. Itu menunjukkan cukup jelas di mana kekuatan yang sebenarnya berada.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar