Iran Tembaki Kapal Dagang di Selat Hormuz, Jalur Vital Minyak Dunia
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan menembaki setidaknya dua kapal dagang di Selat Hormuz. Seluruh awak kapal dinyatakan selamat meskipun serangan terjadi di dekat perairan Oman, memicu beberapa kapal untuk berbalik arah. Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, sehingga gangguan di sini berdampak pada stabilitas energi global.
Iran menyatakan aksi agresif ini sebagai respons atas blokade laut Amerika Serikat. IRGC memberlakukan kembali pembatasan di Selat Hormuz pada Sabtu, 18 April 2025, setelah membukanya untuk kapal komersial sehari sebelumnya. Bahkan, Iran memperingatkan bahwa kapal yang mencoba melintas tanpa izin dapat menjadi target militer.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan akan terus memantau lalu lintas kapal di Selat Hormuz hingga perang melawan AS berakhir dan perdamaian abadi tercapai. Dalam pernyataan resmi, dewan mempertimbangkan bahwa blokade AS terhadap kapal di pelabuhan Iran dianggap sebagai pelanggaran atas kesepakatan gencatan senjata, yang dapat menghambat pembukaan kembali Selat Hormuz secara terbatas. Pernyataan ini disampaikan melalui kantor berita Tasnim pada Minggu, 19 April 2026.
https://www.gelora.co/2026/04/