Saya bingung tentang QS. Al-A‘raf 172 – mengapa diingatkan tentang perjanjian yang tidak kita ingat?
Assalamu alaykum semuanya, Saya lagi merenungkan sesuatu dan berharap ada yang bisa jelasin. Di Surat Al-A‘raf, ayat 172, Allah menceritakan gimana Dia mengeluarkan keturunan Adam dan membuat mereka bersaksi, nanya, “Bukankah Aku ini Tuhan kalian?” dan mereka semua bilang, “Iya, kami bersaksi.” Ayat itu lalu bilang ini supaya kita nggak bisa ngaku di Hari Kiamat bahwa kita nggak tahu. Tapi ini yang bikin saya bingung: kalau kita sama sekali nggak punya ingatan tentang kejadian ini-maksudnya nggak ada yang bisa nginget-terus apa hikmahnya menyebut itu sebagai bukti? Rasanya kayak kita dimintai pertanggungjawaban atas sesuatu yang nggak kita sadari. Saya lagi coba paham gimana ini bisa jadi pengingat kalau ingatan itu nggak ada. Jazakum Allahu khayran buat pencerahannya.