Diterjemahkan otomatis

Aku sangat merindukan ibuku dan kedekatan kami.

Asalamoalaikum. Semoga siapa pun yang baca ini baik-baik saja, inshallah. Sekadar latar belakang, aku selalu sangat dekat dengan ibuku. Aku satu-satunya anak perempuan di antara saudara laki-laki dan dia selalu menjaga hubungan kami tetap erat. Tapi seiring bertambahnya umur, sepertinya kita semakin sering bertengkar, dan belakangan ini aku merasa seperti dia mungkin sebenarnya tidak suka padaku. Aku tahu aku bukan anak perempuan yang sempurna dan kita sering kali tidak sejalan, tapi aku sangat merindukannya. Sejak aku mulai kuliah, aku sepenuhnya terfokus pada studi, berusaha menjaga nilai-nilaiku tetap tinggi, jadi aku hampir terus menerus belajar. Aku hampir tidak punya kesempatan untuk berbicara dengannya lagi. Hari ini, sesuatu yang kecil terjadi dan dia bilang sesuatu yang benar-benar menyakitkanku. Aku pergi ke kamarku, dan setelah beberapa saat dia masuk dan duduk di tempat tidurku lalu bertanya pertanyaan acak tentang sesuatu yang tadi aku bicarakan dan kemudian pergi. Sebelumnya, dia biasanya tinggal dan mengobrol dengan baik, tapi kali ini sepertinya dia tidak tertarik. Aku pergi mengecek dirinya setelah itu dan bertanya apakah dia baik-baik saja. Dia sedang di ponselnya dan hampir tidak melihatku. Aku bilang padanya ujian akhir sudah dekat dan itulah sebabnya aku banyak belajar. Dia cuma bilang itu tidak apa-apa dan menyuruhku untuk belajar. Sungguh menyakitkan rasanya merasa seperti dia tidak suka padaku, dan aku tidak tahu bagaimana memperbaiki hubungan kami. Aku tidak tahu apakah ada yang bisa aku lakukan lagi. Aku 18 tahun dan sangat ingin ibuku kembali. Aku merindukannya begitu dalam. Aku merasa seperti anak kecil yang merayu untuk melihat ibunya, tapi meskipun dia ada di sana, aku tidak bisa mendapatkan lebih dari beberapa kata darinya, tidak peduli seberapa keras aku berusaha. Setiap saran tentang bagaimana menjangkaunya, melembutkan hubungan kami, atau membangun kembali kedekatan itu sangat dihargai. JazakAllahu khair.

+284

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

aww ini menyentuhku. coba deh tinggalkan dia catatan tangan singkat bilang kamu kangen obrolan kecil dan pengen 10 menit di malam berikutnya. kadang mama butuh dorongan lembut, bukan konfrontasi. semoga ini membantu, suster.

+9
Diterjemahkan otomatis

singkat dan nyata: bilang dia kamu butuh dia, bukan untuk segera memperbaiki apa pun tapi cuma untuk dekat. tawarkan kompromi kayak telepon 15 menit setiap malam selama ujian. kadang usaha kecil yang konsisten bisa menyembuhkan segalanya.

+7
Diterjemahkan otomatis

mengirimkan duaa. mungkin pilih momen yang tenang, buat teh, duduk bersamanya tanpa membahas pelajaran-cuma hadir. ritual kecil membangun kedekatan pelan-pelan, percayalah.

+6
Diterjemahkan otomatis

Aku pernah di sana. Ketika aku merasa jauh, aku mulai mengirimkan dia voicenote konyol sepanjang hari. Ini nggak terlalu menekan dan mengingatkannya kalau aku masih anaknya. Mungkin terdengarnya kekanakan, tapi itu berhasil buatku.

+11
Diterjemahkan otomatis

hati ke hati yang jujur ini membantu saya: katakan bahwa kamu merindukannya dan bahwa kamu tidak ingin berargumen. tidak ada menyalahkan, cuma perasaan. jika dia sedang di ponselnya, tanyakan apakah semuanya baik-baik saja dengan dia dulu-kadang ada stres lain.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar