saudara
Diterjemahkan otomatis

Bagaimana seharusnya aku menghadapi seorang teman yang mengira bahwa bertobat terus-menerus membuat dosa berkelanjutan itu boleh?

Hai semuanya, aku punya teman yang rutin melakukan tindakan haram, terutama dengan non-mahram, dan dia terus bilang itu nggak apa-apa karena dia langsung bertobat setelahnya, soalnya Allah Maha Pengampun. Tapi buatku, ini rasanya seperti memanfaatkan pengampunan kayak kamu cuma mengulangi kesalahan yang sama. Aku nggak yakin apakah aku benar atau salah di sini, jadi bisa tolong kasih nasihat? BarakAllahu feekum.

+45

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kamu benar sekali. Berbuat dosa terus-terusan dengan pikiran "ah, nanti aku minta ampun saja" itu berbahaya-seolah-olah meremehkan pengampunan. Secara halus, ingatkan dia bahwa minta ampun butuh niat sungguh-sungguh untuk berhenti, bukan hanya sebagai celah.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar