saudara
Diterjemahkan otomatis

Menavigasi Ketegangan Keluarga Terkait Pilihan Pernikahan - Mencari Bimbingan Islami

Asalaam U Alaikum, Aku seorang pemuda yang sedang menghadapi situasi sangat sulit dengan keluargaku terkait pernikahan dan akan sangat menghargai saran. Untuk konteksnya, aku keluar dari universitas untuk menghindari riba dan fokus membangun stabilitas keuangan dengan cara halal. Sekarang aku sudah mendapat pekerjaan yang membuatku bahagia dan akan segera pindah ke kota lain. Aku bertemu seorang wanita yang ingin kunikahi. Aku melibatkan orang tuaku dan mengatur pertemuan antar kedua keluarga, tapi hasilnya sangat buruk. Orang tuaku sangat tidak menyukai keluarganya dan membuat tuduhan serius (seperti bilang mereka praktek sihir, tidak sopan, dan tidak suka daerah asalnya), yang sama sekali tidak kulihat atau kudapat buktinya, sehingga membuatku kehilangan kepercayaan pada nasihat mereka. Setelah itu, keadaan malah makin parah. Orang tuaku: - Melakukan pelecehan verbal dan emosional terhadapku - Memanipulasi aku menggunakan Islam untuk mencoba menghentikan aku menikah - Memfitnah dan mengutuk baik wanita itu maupun aku - Bilang aku akan masuk neraka kalau menikahinya - Mengancam akan memutus hubungan kalau aku keluar dari universitas atau menikah tanpa persetujuan mereka Saat itu, aku belum stabil secara finansial, jadi aku menunda-nunda dengan harapan mereka mungkin berubah pikiran. Sekarang setelah aku punya pekerjaan dan akan pindah, aku kembali membahas topik ini dan reaksi mereka bahkan lebih intens. Kali ini aku juga memberi tahu mereka tentang keluarnya aku dari universitas dan pindah karena pekerjaan, yang lebih membuat mereka kesal dibandingkan fakta bahwa aku punya pekerjaan stabil yang membuatku bahagia. Mereka: - Mengulangi tuduhan yang sama tentang dia dan aku - Menyuruh aku untuk tidak pernah pulang ke rumah - Bilang ibuku tidak akan pernah memaafkan aku kalau aku menikahinya - Membenarkan mengambil pinjaman berbunga, bilang itu normal di negara non-Muslim - Bilang mereka akan berdoa supaya aku masuk Jahannam dan hidupku sengsara - Bilang aku tidak akan pernah menemukan kesuksesan di dunia ini maupun akhirat - Bilang aku tidak akan pernah lagi mendapat doa mereka Aku sudah memutuskan untuk membuat jarak dengan pindah karena situasinya sudah menjadi kasar secara emosional dan verbal. Wanita yang ingin kunikahi tahu tentang situasiku dan masih bersedia menjalani ini dan mendukungku setelah kita menikah. Aku berniat melindungi dia sepanjang proses ini. Niatku tetap menjaga hubungan, mendukung keluargaku, dan ada untuk mereka, tapi aku juga ingin melanjutkan pernikahan dengan cara halal. Aku sudah berusaha menjaga rasa hormat dan kebaikan terhadap orang tuaku sebisa mungkin sepanjang proses ini. Alhamdulillah aku punya kesabaran untuk tetap tenang di depan mereka. Aku berencana untuk melamar lagi segera dan mulai mengatur pernikahan, tapi sekarang aku merasa benar-benar sendirian. Aku tidak berpikir orang tuaku akan hadir di akad nikkah, dan saudara-saudaraku tidak mendukungku atau bahkan mendengarkan sisi ceritaku. Saat ini, keluargaku tidak menghubungiku, dan rasanya mereka ingin memutus hubungan. Aku masih berencana untuk menghubungi dan menjaga komunikasi sebisa mungkin. Aku terus meminta maaf karena menyakiti mereka tapi sudah kukatakan bahwa ini keputusan kuatku dan aku percaya ini yang terbaik untukku. Pertanyaanku: - Bagaimana cara menghadapi situasi ini secara Islami dan emosional? - Bagaimana aku bisa menjaga ikatan keluarga tanpa mengorbankan masa depanku? - Bagaimana aku bisa membuat keluargaku mengerti apa yang mereka lakukan salah sambil tetap menghormati mereka, karena setiap kali aku menyebutkan sesuatu mereka langsung berteriak atau defensif? - Apa ada hal yang bisa kulakukan lebih baik ke depannya? - Apa ada yang pernah mengalami hal serupa? - Apakah hati mereka akan melunak seiring waktu mengingat mereka berjanji tidak akan pernah lagi ada dalam hidupku dan bilang aku harus menganggap mereka sudah meninggal? JazakAllah khair untuk semua sarannya.

+35

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Hmm, berat juga ya. Keluar dari situasi itu memang keputusan yang tepat. Kamu harus menjaga ketenanganmu sendiri dan masa depan calon istri kamu. Tuduhan tentang ilmu hitam itu benar-benar keterlaluan.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Pernah mengalami hal yang serupa, gak gampang. Tetap buka pintu untuk mereka, tapi jangan biarkan mereka mengatur hidupmu. Kamu harus hidup dengan pilihanmu, bukan pilihan mereka.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar