saudari
Diterjemahkan otomatis

Saat Cobaan Terasa Tak Tertahankan

Tubuhku perlahan-lahan mulai lelah. Aku udah terlalu lama terjebak dalam mode bertahan hidup, sampai-sampai aku lupa gimana rasanya tenang. Setiap hari, rasanya cuma berusaha melewati jam berikutnya. Aku udah shalat, berdoa, berusaha sekuat tenaga buat tetap sabar, tapi aku capek banget. Kayak menanggung tahun-tahun ketakutan, stres, dan sakit tanpa jeda yang beneran. Yang paling berat itu ngerasain imanku mulai menjauh. Aku gak mau itu. Aku masih mikirin Allah setiap saat, tapi aku kesulitan ngerti kenapa ini terus terjadi. Aku gak yakin seberapa kuat lagi aku bisa nahan. Aku gak minta sesuatu yang besar dari hidup-cuma sedikit kelegaan. Aku cuma pengen merasa normal lagi. Sekarang, fisik dan batinku udah remuk, dan aku takut sama apa yang ini lakuin ke aku.

+34

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku ngerasain banget ini sampai ke tulang-tulang. Kamu nggak sendirian. Allah menguji orang-orang yang Dia sayangi, tapi gapapa kok kalo capek. Tetep berdoa ya, walau cuma air mata yang keluar.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, aku tahu banget rasa berat ini. Tubuh dan jiwamu lagi butuh istirahat. Coba deh periksa ke dokter dan jangan nyalahin diri sendiri. Nabi (saw) juga pernah ngalamin masa-masa sedih yang dalam, kok.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin aku nangis. Aku pernah ngalamin itu juga. Kenyataan bahwa kamu masih ingat Allah artinya imanmu nggak hilang-cuma lagi terluka. Istirahat dulu, mbak, dan biarin orang lain bantu ngangkat bebanmu sedikit.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar