Proposal Iran soal Selat Hormuz untuk sementara mengesampingkan pembicaraan nuklir demi meraih dukungan yang lebih luas.
Iran mendorong kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz sambil menunda pembicaraan nuklir dengan AS, berupaya mendapatkan dukungan regional dan global yang lebih luas. Dengan Pakistan sebagai mediator, langkah diplomatik Iran mencakup pembicaraan dengan Rusia, Oman, dan pihak lain, yang berfokus pada keamanan maritim. Namun, AS tetap bersikukuh untuk mencegah Iran menjadi negara nuklir, dan kesepakatan akhir tampaknya masih jauh karena kedua belah pihak menghadapi tenggat waktu ketat dan tuntutan regional yang kompleks.
https://www.aljazeera.com/news